Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA mengaku berkomitmen menyalurkan kredit ke beragam sektor untuk mendukung perekonomian nasional. Langkah tersebut dengan senantiasa mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan kondisi likuiditas perseroan.
BCA dan entitas anak membukukan pertumbuhan kredit 12,6 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp1.063 triliun per September 2026. Penyaluran kredit secara pruden dilakukan ke berbagai sektor, mulai dari korporasi, komersial, dan UKM ditopang likuiditas dan pendanaan yang solid.
“Pembiayaan BCA ditopang kredit produktif Rp831 triliun, tumbuh 17,2 persen YoY,” kata Presiden Direktur BCA Hendra Lembong, dikutip dari keterangan resminya, Rabu, 28 Oktober 2026.
Sedangkan kredit produktif mencakup pembiayaan korporasi naik 20,9 persen YoY hingga mencapai Rp528,1 triliun, kredit komersial Rp154,1 triliun atau tumbuh 7,8 persen YoY, dan kredit UKM hingga Rp149,2 triliun atau bertambah 15,4 persen YoY.
|Baca juga: OJK Ungkap Literasi Keuangan Pelajar RI Masih Tertinggal dari Nasional
|Baca juga: Laba MSIG Life Melonjak 69% Jadi Rp181 Miliar di Semester I/2026
“Penyaluran pembiayaan salah satunya ditopang BCA Expo 2026 dan BCA UMKM Fest 2026 yang melibatkan lebih dari 1.600 pelaku usaha. Kami juga telah menggelar BCA Wealth Summit 2026 sebagai forum edukasi finansial bagi nasabah dan masyarakat agar semakin cermat mengelola keuangan,” kata Hendra.
Sementara kredit berkelanjutan BCA naik 16,3 persen YoY mencapai Rp280,3 triliun per September 2026, setara 26,4 persen dari total portofolio pembiayaan. Lebih lanjut, BCA menghadirkan suku bunga kredit khusus bagi pelaku UMKM yang berlaku mulai 1 Juli 2026 hingga Januari 2027.
Pembiayaan khusus bertajuk Kredit Multiguna Usaha (KMU) Hari UMKM 2026 ini menawarkan suku bunga mulai 5,81 persen eff p.a. serta jangka waktu kredit lebih panjang bagi UMKM.
“Kami terus berupaya menghadirkan berbagai produk dan solusi untuk menjawab berbagai kebutuhan nasabah, serta memberikan pelayanan optimal pengguna BCA di mana pun dan kapan pun,” pungkasnya.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

