1
1

Kredit UMKM BRI (BBRI) Tembus Rp1.235 Triliun hingga Juni 2026

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI Hery Gunardi. | Foto: Media Asuransi/Angga Bratadharma

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI mencatat penyaluran kredit untuk segmen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai Rp1.235,4 triliun hingga akhir Juni 2026 atau tumbuh 8,6 persen secara tahunan (yoy).

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan porsi kredit UMKM masih menjadi bagian terbesar dari total portofolio kredit dan pembiayaan perseroan. Hingga triwulan II/2026, sekitar 75,1 persen portofolio kredit dan pembiayaan BRI Group mengalir ke segmen UMKM.

“BRI tetap konsisten menjadikan UMKM sebagai bisnis inti. Kami percaya pertumbuhan BRI harus berjalan beriringan dengan pertumbuhan pelaku usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Hery dalam keterangan tertulisnya yang dikutip, Selasa, 1 September 2025.

Hery menegaskan diversifikasi sumber pertumbuhan bisnis BRI tidak mengubah fokus perseroan terhadap ekonomi kerakyatan. Penguatan segmen consumer, small-medium-commercial, corporate, serta pengembangan new core dilakukan untuk membangun struktur bisnis yang lebih terdiversifikasi, sementara UMKM tetap menjadi fondasi utama.

Menurut dia, ekspansi bisnis BRI akan tetap diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus memperkuat kapasitas pelaku UMKM. Dengan demikian, pertumbuhan bisnis perseroan diharapkan dapat berjalan beriringan dengan perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat.

|Baca juga: Klaim Asuransi Menghantui Perusahaan Usai Banjir Bandang Nepal Hilangkan Ratusan Turis Asing

|Baca juga: Laba BRI (BBRI) Naik 17,5%, Tembus Rp31,2 Triliun di Semester I/2026

Secara keseluruhan, kredit dan pembiayaan BRI Group hingga akhir triwulan II/2026 mencapai Rp1.646 triliun atau tumbuh 16,2 persen yoy. Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu penopang peningkatan aset konsolidasian BRI yang mencapai Rp2.352 triliun atau tumbuh 11,7 persen yoy.

Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI tercatat Rp1.581 triliun atau tumbuh 6,7 persen yoy. Sementara itu, laba bersih BRI Group mencapai Rp31,2 triliun, meningkat 17,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain melalui pembiayaan, BRI juga memperkuat pemberdayaan UMKM melalui sejumlah program. Hingga Juni 2026, Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.700 desa binaan, sedangkan program Klasterku Hidupku telah mencakup lebih dari 44 ribu klaster usaha.

BRI juga mencatat platform digital LinkUMKM telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM. Sementara itu, pendampingan melalui Rumah BUMN telah melibatkan sekitar 596 ribu pelaku UMKM hingga Juni 2026.

“Kami ingin menciptakan siklus pertumbuhan berkelanjutan: UMKM peroleh akses keuangan, mendapatkan pemberdayaan dan pendampingan, meningkatkan kapasitas usahanya, kemudian naik kelas dan semakin terintegrasi ke dalam ekosistem ekonomi yang lebih besar,” pungkas Hery.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post AAJI Catatkan Semester I 2026 Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Capai Rp 94,75 Triliun
Next Post NPL BRI (BBRI) Turun Jadi 2,9% di Semester I/2026

Member Login

or