1
1

Tumbuh 17,4%, Bank Mandiri (BMRI) Salurkan Kredit Rp1.530 Triliun di Kuartal I/2026

Jajaran Direksi Bank Mandiri saat Public Expose Kuartal I/2026 Bank Mandiri, di Jakarta, Selasa, 21 April 2026. | Foto: Bank Mandiri

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) atau Bank Mandiri mencatat kinerja intermediasi pada kuartal I/2026 menunjukkan akselerasi yang konsisten di atas rata-rata industri di seluruh indikator utama.

Dari sisi penyaluran kredit, penyaluran per Maret 2026 tercatat sebesar Rp1.530 triliun atau naik 17,4 persen secara tahunan (YoY), di atas rata-rata industri yang tumbuh 9,37 persen YoY (data OJK per Februari 2026).

|Baca juga: Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I/2026

Di sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) bank only tercatat sebesar Rp1.675 triliun atau meningkat 21,1 persen YoY, lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan industri yang sebesar 13,2 persen pada periode yang sama.

Struktur pendanaan juga semakin kuat, tercermin dari Current Account Saving Account (CASA) yang mencapai Rp1.201 triliun atau tumbuh 12,7 persen YoY. Sementara itu, produktivitas operasional semakin baik, tercermin dari perbaikan rasio BOPO ke level 58,0 persen atau membaik 3,48 persen YoY.

|Baca juga: GoSend Perkuat Standar Keamanan dengan Hadirkan Kode Terima Paket

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri M. Rizaldi menjelaskan seluruh ekspansi bisnis ini secara konsisten diimbangi dengan pengelolaan kualitas aset yang disiplin, dengan NPL Gross bank only terjaga di level 0,98 persen atau membaik 3 bps YoY, jauh di bawah rata-rata industri sebesar 2,17 persen.

“Didukung pencadangan yang memadai dengan NPL Coverage Ratio di level 245 persen,” ucapnya, dikutip dari Public Expose Kuartal I/2026 Bank Mandiri, di Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Di sisi lain, Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menjelaskan, Bank Mandiri secara aktif berperan mendukung berbagai program prioritas nasional yang berdampak langsung pada sektor riil dan masyarakat luas, mencakup Kredit Usaha Rakyat (KUR), Program 3 Juta Rumah, Makan Bergizi Gratis, serta Koperasi Desa Merah Putih.

|Baca juga: OJK: Pelemahan Rupiah Berpotensi Naikkan Biaya Klaim Asuransi

|Baca juga: AirAsia MOVE Sebut Perempuan Mengubah Lanskap Industri Perjalanan Global

Dalam penyaluran KUR, Bank Mandiri mencatatkan realisasi sebesar Rp11 triliun hingga kuartal I/2026, menjangkau lebih dari 87 ribu pelaku UMKM di berbagai sektor produktif.

Pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebanyak sekitar 6.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah menggunakan layanan Virtual Account Bank Mandiri untuk memperkuat tata kelola keuangan yang akuntabel.

Dukungan terhadap pemerataan kesejahteraan juga diwujudkan melalui pembiayaan sekitar 2.300 unit hunian dalam Program 3 Juta Rumah (FLPP), sementara di tingkat desa, Bank Mandiri mendukung aspirasi sekitar 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kerakyatan.

“Bank Mandiri secara aktif berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan berbagai program nasional berjalan efektif dan memberikan dampak langsung kepada sektor riil serta masyarakat luas,” pungkas Riduan.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Mirae Asset: Volatilitas Pasar Buka Peluang untuk Investor Masuk Selektif
Next Post IHSG Diperkirakan Sideways, Berikut 6 Saham Pilihan dari BNI Sekuritas untuk Trading

Member Login

or