Media Asuransi, JAKARTA – Direktur & Chief Technical Officer Allianz Utama Indonesia Ignatius Hendrawan menyebutkan meningkatnya mobilitas masyarakat pada momen libur panjang tentu menjadi hal yang positif. Namun, semakin jauh kendaraan digunakan dan semakin lama berada di jalan, semakin besar pula potensi risiko yang dihadapi.
“Berdasarkan pengalaman kami dalam menangani klaim, banyak insiden yang sebenarnya dapat diminimalkan melalui persiapan kendaraan yang baik serta kebiasaan berkendara yang lebih aman,” ujar Ignatius Hendrawan, dikutip dari keterangan resminya, Selasa, 18 Agustus 2026.
Menurut Ignatius, masyarakat umumnya telah mempersiapkan berbagai aspek perjalanan, mulai dari destinasi, akomodasi, hingga rencana aktivitas selama liburan. Namun, kondisi kendaraan masih menjadi salah satu hal yang sering terlewat untuk diperiksa secara menyeluruh sebelum berangkat.
|Baca juga: Hanwha Life Bekali 2.728 Karyawan dengan AI, Siapkan 58 Proyek Baru
|Baca juga: Transaksi Akuisisi Diramal Makin Ramai, Asuransi M&A Bakal Kecipratan Untung?
Padahal, lanjutnya, pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh dapat membantu mengurangi potensi gangguan selama perjalanan. Selain memastikan komponen utama kendaraan berada dalam kondisi baik, pengemudi juga perlu memahami karakteristik rute yang akan dilalui.
Selain itu, tambahnya, mempersiapkan diri agar tetap fokus selama berkendara. Dirinya menambahkan road trip seharusnya menjadi kesempatan untuk menikmati waktu bersama keluarga, bukan justru menjadi sumber kekhawatiran ketika terjadi kendala di perjalanan.
“Karena itu, selain memastikan kendaraan dalam kondisi prima, penting bagi pemilik kendaraan untuk memahami risiko yang mungkin dihadapi dan mempersiapkan perlindungan yang sesuai. Dengan begitu, ketika risiko terjadi, dampaknya terhadap perjalanan maupun kondisi finansial dapat diminimalkan,” tutup Ignatius Hendrawan.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

