1
1

Prudential Indonesia Komitmen Perkuat Kompetensi Tenaga Pemasar Berstandar Global

Prudential Indonesia konsisten memperkuat kapabilitas tenaga pemasar muda yang entrepreneurial, modern, dan berstandar global untuk mendampingi masyarakat. | Foto: Prudential Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) memperkuat kepemimpinan di industri asuransi. Langkah itu dengan mengirimkan 120 mitra bisnis agency atau tenaga pemasar terbaiknya ke ajang PRU MDRT Annual Meeting 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.

Hal itu dilakukan untuk merespons dinamika ekonomi yang semakin kompleks hingga kebutuhan masyarakat akan pendampingan finansial yang personal dan bernilai tinggi kian krusial. Prudential Indonesia telah menjadi perusahaan dengan anggota Million Dollar Round Table (MDRT) terbanyak di Indonesia selama satu dekade terakhir.

Tahun ini, Prudential Indonesia menempati peringkat ke-19 dunia dalam MDRT Top 100 Global Companies 2026 dan menjadi satu-satunya perusahaan asuransi dari Indonesia yang masuk Top 50 dunia.

Pencapaian ini menunjukkan komitmen Prudential Indonesia dalam mendukung pengembangan Mitra Bisnis melalui pelatihan, mentoring, pemanfaatan teknologi, komunitas, hingga kesempatan belajar di forum global.

Keikutsertaan dalam forum internasional ini menjadi strategi Prudential Indonesia untuk terus meningkatkan standar mutu Mitra Bisnis, tidak hanya dari sisi kinerja bisnis, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan tren dan praktik terbaik industri keuangan global.

“Keberlanjutan industri asuransi sangat bergantung pada kualitas serta wawasan sumber daya manusianya,” kata Chief Agency Officer Prudential Life Assurance Indonesia Rusli Chan, dikutip dari keterangan resminya, Selasa, 18 Agustus 2026.

Ia menambahkan Prudential Indonesia percaya MDRT bukan sekadar pencapaian, tetapi cerminan komitmen untuk terus berinvestasi dalam pengembangan talenta.

“Melalui partisipasi di ajang internasional seperti PRU MDRT Annual Meeting di Kuala Lumpur, kami ingin memastikan para mitra bisnis agency memiliki wawasan makro global, adaptif terhadap ketidakpastian ekonomi, serta mampu membawa standar pelayanan internasional saat mendampingi nasabah di Tanah Air,” tuturnya.

Forum internasional ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi para Mitra Bisnis yang hadir. Selama tiga hari, peserta dibekali wawasan strategis dari pimpinan bisnis global termasuk sesi kepemimpinan dan inovasi dari CEO perusahaan berskala global serta strategi navigasi risiko ekonomi dari pakar keuangan internasional.

|Baca juga: Hanwha Life Bekali 2.728 Karyawan dengan AI, Siapkan 58 Proyek Baru

|Baca juga: Transaksi Akuisisi Diramal Makin Ramai, Asuransi M&A Bakal Kecipratan Untung?

Selain itu, talenta Indonesia juga berkesempatan tampil berbagi pengalaman di panggung internasional, mempertegas kualitas tenaga pemasar Indonesia di tingkat regional. Di luar aspek teknis dan pencapaian bisnis, kultur MDRT yang ditanamkan Prudential Indonesia secara konsisten menekankan pada konsep whole person.

Filosofi ini menjadi fondasi utama dalam setiap pengembangan mitra bisnis, yang mendorong keseimbangan menyeluruh antara profesionalisme, integritas, empati, kepemimpinan, hingga keseimbangan hidup.

Vonny Gunawan, Mitra Bisnis Agency dan MDRT Member Prudential Indonesia selama 10 tahun, membagikan pengalamannya. “Melalui kegiatan ini, saya belajar langsung dari para financial advisor terbaik dunia dan memperoleh clarity (kejelasan tujuan) untuk berani terus upgrade diri,” ujarnya.

Menurutnya peran tenaga pemasar bukan sekadar mengejar sales, melainkan memberikan solusi terbaik bagi nasabah yang telah mempercayai para tenaga pemasar. Selain itu, konsep whole person dengan tujuh pilarnya mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan hidup dan terus bertumbuh sebagai individu.

“Dengan integritas serta empati, kami dapat memberikan pendampingan yang lebih personal dan berdampak jangka panjang,” tuturnya.

Hoenijati Soewidono, Mitra Bisnis Agency dan MDRT Member Prudential Indonesia, menambahkan konsep whole person mengajarkan tentang menyeimbangkan peran profesional dan keluarga.

“Pelayanan yang tulus berawal dari rumah hingga berdampak bagi klien. Ketika kita bertumbuh secara utuh, kita dapat memberikan nilai lebih dan dampak positif yang lebih luas bagi nasabah,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Dapat Restu OJK, FWD Syariah Tegaskan Pengalihan Portofolio Tidak Ubah manfaat Polis
Next Post Libur Panjang Tiba, Pengendara Wajib Waspadai Risiko Perjalanan

Member Login

or