Media Asuransi, GLOBAL – Manulife Asia mencatatkan peningkatan laba inti sebesar 17 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi US$635 juta pada kuartal III/2026. Kinerja tersebut didukung oleh kontribusi operasi asuransi regional di tengah dinamika pasar.
Sementara itu, penjualan premi tahunan setara (annualized premium equivalent/APE) turun 1 persen menjadi US$1,5 miliar. Adapun margin layanan kontraktual bisnis baru tercatat US$518 juta dan nilai bisnis baru sebesar US$491 juta.
|Baca juga: Manulife Asia Care Survey 2026: Kemandirian sebagai “Warisan” Baru Masyarakat Indonesia
“Diversifikasi operasi regional mendukung kinerja perusahaan di tengah perubahan kondisi pasar,” Presiden dan CEO Manulife Asia, Steve Finch yang dikutip dari Insurance Asia, Jumat, 6 November 2026.
|Baca juga: Manulife Asia Tunjuk Steve Finch Jadi Presiden CEO yang Baru
Pada kuartal tersebut, Manulife juga memperluas layanan kesehatan dan konsultasi berbasis kecerdasan buatan (AI) di Asia. Perusahaan menandatangani nota kesepahaman dengan Ant Health untuk menjajaki kerja sama di bidang manajemen kesehatan, layanan kesehatan lintas negara, kesehatan digital, dan teknologi asuransi.
“Manulife akan terus mengembangkan layanan kesehatan dan umur panjang (longevity), sekaligus memperluas kemampuan konsultasi digital di berbagai pasar Asia,” ujar Finch.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
