1
1

Pemerintah Siapkan Stimulus Rp31 Triliun untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. | Foto: Kemenko Perekonomian

Media Asuransi, JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi menjelang akhir 2026. Salah satunya melalui stimulus sekitar Rp31 triliun yang diarahkan untuk mempertahankan konsumsi domestik.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa stimulus tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.

“Yang pertama, terus kita melanjutkan mempertahankan konsumsi dengan stimulus yang didorong nilainya sekitar Rp31 triliun. Diharapkan daya beli masyarakat bisa tetap kita jaga,” ujar Airlangga yang dikutip dalam konferensi pers Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III/2026 di Jakarta.

|Baca juga: Menko Perekonomian: Tumbuh 5,47% pada Triwulan III/2026 Ketahanan Ekonomi Indonesia Lebih Bagus

Dari sisi investasi, pemerintah menargetkan realisasi hingga akhir tahun dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Sementara itu, sektor ekspor juga menjadi perhatian melalui penyiapan regulasi yang dapat mempermudah kegiatan perdagangan luar negeri.

Airlangga menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan kebijakan kemudahan impor bahan baku yang ditujukan untuk mendukung produksi barang ekspor. Langkah tersebut diharapkan dapat memperlancar aktivitas pelaku usaha dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

|Baca juga: BI: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan III/2026 Lebih Tinggi dari Triwulan Sebelumnya

Di sisi lain, pemerintah juga memastikan harga pembelian energi masih relatif terkendali, yakni sekitar US$93 per barel atau di bawah US$100 per barel.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga menyampaikan bahwa kebijakan terkait Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) direncanakan berlaku mulai 2027. Namun, ketentuan tersebut masih dalam tahap pembahasan.

Editor: S. Edi Santosa

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Pemerintah Pertahankan Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4% hingga Akhir 2026
Next Post IHSG Perdagangan Sore Ditutup Merekah di Akhir Pekan

Member Login

or