1
1

BI Catat Penggunaan QRIS oleh Wisatawan Asing Tembus Rp2,28 Triliun

Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta. | Foto: Bank Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi QRIS lintas negara (cross border) terus mengalami peningkatan sepanjang 2026. Bahkan, penggunaan QRIS oleh wisatawan asing di Indonesia tercatat lebih besar dibandingkan dengan transaksi masyarakat Indonesia di luar negeri.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan secara net transaksi QRIS cross border saat ini masih didominasi transaksi inbound atau penggunaan oleh turis asing di Indonesia.

|Baca juga: Cermin Mengapa & Bagaimana Habibie Bisa Mengubah Nilai Tukar dari Rp16.800 per Dolar AS Menjadi Rp6.500 per Dolar AS

|Baca juga: Sequis Life Siap Ikuti Aturan OJK terkait Batas Investasi Asuransi 20% di Pasar Modal

“QRIS cross border sendiri kita saat ini sudah terhubung dengan enam negara dan baik transaksi QRIS inbound maupun outbound itu menunjukkan peningkatan dan secara net itu terjadi net inbound,” ujar Fili, dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu, 20 Mei 2026.

Ia mengungkapkan nilai transaksi wisatawan asing yang menggunakan QRIS di Indonesia telah mencapai Rp2,28 triliun. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan semakin luasnya penggunaan sistem pembayaran digital Indonesia di kawasan regional.

Filianingsih menambahkan BI akan terus memperluas implementasi QRIS cross border ke sejumlah negara baru. Pada 2026, BI menargetkan kerja sama QRIS lintas negara dapat diperluas ke India, Hong Kong, dan Timor Leste.

“Ke depan kita terus akan memperluas transaksi ini. Untuk kerja sama QRIS cross border, mungkin di 2026 ini kita akan menargetkan dengan India, dengan Hong Kong, dan juga dengan Timor Leste,” ujarnya.

|Baca juga: LPS Siapkan Sistem Data Realtime untuk Awasi 1.594 Bank

|Baca juga: LPS Klaim Kondisi Perbankan RI Masih Aman Meski Risiko Global Menghantui

Di sisi lain, BI mencatat pencapaian transaksi QRIS domestik terus bertumbuh. Hingga saat ini, volume transaksi QRIS telah mencapai 7,83 miliar transaksi dari target 17 miliar transaksi sepanjang 2026.

Sementara itu, jumlah merchant QRIS telah mencapai 45,3 juta merchant dari target 47 juta merchant. Adapun jumlah pengguna QRIS tercatat telah menyentuh 63 juta pengguna dari target 70 juta pengguna.

“Kalau kita lihat transaksi itu sudah mencapai 7,83 miliar dari target 17 miliar. Sementara merchant itu sudah mencapai 45,3 juta merchant dari 47 juta targetnya. Dan juga penggunanya sudah mencapai 63 juta dari 70 juta,” kata Fili.

BI tengah menjalankan program QRIS Jelajah Indonesia 2026 yang difokuskan untuk memperluas digitalisasi UMKM dan inklusi keuangan nasional. Program tersebut mengusung tema ‘Jelajah Kuliner Nusantara, Bayar Praktis Pakai QRIS‘.

Menurut Filianingsih, BI menargetkan program tersebut mampu menjangkau minimal 66 persen UMKM nasional yang selama ini berkontribusi sekitar 61 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post HaloAssist Ditargetkan Hadir di 20 RS Hingga Pertengahan 2026
Next Post BI Klaim Pelemahan Rupiah Tidak Lagi Berpengaruh Besar terhadap Kenaikan Inflasi RI

Member Login

or