1
1

Inflasi pada Juli 2026 Sebesar 2,88%

Ilustrasi. | Foto: Bank Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pada Juli 2026, terjadi inflasi year on year (yoy) sebesar 2,88 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,73.

Deputi Bidang Statistik Distribus dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan bahwa inflasi yoy tertinggi pada tingkat provinsi terjadi di Provinsi Papua Barat sebesar 5,47 persen dengan IHK sebesar 114,49. Sedangkan terendah terjadi di Provinsi Papua Selatan sebesar 1,46 persen dengan IHK sebesar 114,28.

|Baca juga:BI Beberkan Siasat untuk Jaga Inflasi Tetap Terkendali di 2026-2027

Sementara itu, inflasi yoy tertinggi pada tingkat kabupaten/kota terjadi di Kabupaten Aceh Tengah sebesar 6,91 persen dengan IHK sebesar 120,00. Sedangkan terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 1,00 persen dengan IHK sebesar 114,30.

|Baca juga: Survei Bank Indonesia: Kegiatan Dunia Usaha Meningkat di Triwulan II/2026

“Tingkat deflasi month to month (mtm) pada Juli 2026 tercatat sebesar 0,14 persen, sedangkan tingkat inflasi year to date (ytd) pada Juli 2026 tercatat sebesar 1,65 persen,” kata Ateng dalam jumpa pers secara daring, Senin, 3 Agustus 2026.

Dia tambahkan, tingkat inflasi yoy untuk komponen inti pada Juli 2026 tercatat sebesar 2,76 persen. Sedangkan tingkat inflasi untuk komponen inti secara mtm sebesar 0,14 persen dan tingkat inflasi inti secara ytd sebesar 1,75 persen.

Editor: S. Edi Santosa

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post BTN (BBTN) Dorong Transaksi Nontunai Nasabah Affluent Lewat Program Spend More Win More
Next Post Laba Bersih Tugu Insurance (TUGU) Naik 76,87% di Semester I/2026

Member Login

or