1
1

APARI Resmikan BPC Jawa Barat dan Adakan Gathering di Bandung

Ketua Umum APARI, Abdul Rohman (empat dari kiri) bersama Ketua Umum APPARINDO dan DAI  Yulius Bhayangkara ( dua dari kiri) beserta jajaran pengurus APARI berfoto bersama pada acara peresmian dan pembukaan Biro Pengurus Cabang (BPC) APARI Jawa Barat. | Foto: APARI

Media Asuransi, JAKARTA – Acara Collaboration Event 2026 yang di gagas APARI pada 24 – 25 Juli 2026 di Bandung, Jawa Barat selain menghadirkan seminar yang berbeda karena dilakukan di atas Kerata Api, juga diisi dengan berbagai rangkaian acara, yaitu pembukaan  dan peremian BPC APARI Jawa Barat, sosialisasi kode etik, dan gathering anggota.

Peserta Collaboration Event 2026 mengikuti kegiatan sosialisasi kode etik. | Foto: APARI

Di mulai dengan Grand Opening Biro Pengurus Cabang (BPC) APARI Jawa Barat, dilanjut dengan  Sambutan-sambutan dari Ketua Umum APARI, Abdul Rohman, Ketua Umum APPARINDO dan DAI  Yulius Bhayangkara, serta perwakilan OJK Jawa Barat diwakili oleh Rianti  Dwiyani, Kepala Departemen Pengawasan LJK 2, Melati Usman, Direktur–Kepala Departemen  Pengawasan LJK 1,  Dendy Juandi, Asisten Direktur–Kepala Bagian Layanan Manajemen  Strategis. Dari industri asuransi umum perwakilan AAUI Bandung juga turut hadir.

|Baca juga: APARI Gelar Seminar di Atas Kereta Api

Pada acara peresmian Biro Pengurus Cabang (BPC) APARI dimulai dengan pemotongan tumpeng, pemasangan pin APARI kepada pengurus BPC Jawa  Barat, penyerahan Surat Keputusan, dan foto bersama. Pembukaan BPC ini diharapkan menjadi simpul yang  mendekatkan layanan organisasi, informasi profesi, pendidikan berkelanjutan, administrasi keanggotaan,  serta dialog dengan pemangku kepentingan di daerah.

Ketua Departemen Badan Koordinasi Cabang APARI, Diza Bayu Setia dalam sambutannya menyampaikan “ “Pembukaan BPC APARI Jawa Barat merupakan langkah strategis untuk mendekatkan kehadiran asosiasi kepada anggota di daerah. BPC tidak hanya berfungsi sebagai perpanjangan organisasi, tetapi juga sebagai pusat komunikasi, pengembangan profesi, pelayanan anggota, dan kolaborasi dengan regulator serta asosiasi industri di wilayah.”

|Baca juga: Ketua APARI Abdul Rohman: Fokus pada Inovasi dan Kolaborasi

Usai peremian acara di lanjut dengan APARI Sosialisasi Kode Etik dengan narasumber Was’an Shaufenni, Ketua Dewan Penegak Kode Etik APARI, dan Robert Antonius, Ketua Departemen Kepatuhan dan Dukungan Hukum APARI. Sesi dimoderatori oleh Bapak I Putu Kusuma Hadiwijaya, Ketua III APARI.

Materi yang disampaikan adalah menempatkan kode etik sebagai panduan praktik bagi Anggota dalam berkegiatan sehari-hari, jadi  bukan sekadar dokumen organisasi. Anggota diingatkan untuk menjaga integritas dan itikad baik,  memberikan rasa aman dan nilai tambah kepada klien, terbuka terhadap potensi konflik kepentingan, menjaga kerahasiaan, meneruskan premi secara tepat waktu, serta mendampingi klien hingga proses klaim  selesai.

Peserta Collaboration Event 2026 mengikuti gathering dengan mengusung semangat APARI 3R “Reunite, Recharge, Reinforce”. | Foto: APARI

Salah satu pesan penting dikaitkan dengan kepatuhan terhadap kode etik adalah percepatan pemanfaatan  QR Code pada Surat Tanda Terdaftar (STTD) OJK. Ketua Umum APARI, Ketua Umum APPARINDO dan  DAI, serta jajaran penegak kode etik mendorong anggota segera menindaklanjuti proses tersebut. QR Code  tidak semata menjadi kelengkapan administratif, melainkan instrumen transparansi yang membuktikan  bahwa pialang asuransi bebas dari pelanggaran kode etik, sehingga memudahkan masyarakat dan mitra  bisnis memverifikasi identitas serta status pendaftaran ahli pialang secara real-time.

Sebagai penutup dari rangkaian acara Collaboration Event 2026, APARI menggelar gathering  dengan mengusung semangat APARI 3R “Reunite, Recharge, Reinforce”, gathering dirancang  untuk memperkuat hubungan antaranggota sekaligus membangun energi baru dalam menghadapi dinamika  profesi.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Allianz Indonesia Raih Best Workplaces in Indonesia 2026
Next Post FIFGROUP Perluas Edukasi Keselamatan Berkendara Lewat FABL di GIIAS 2026

Member Login

or