Media Asuransi, JAKARTA – DPLK Manulife Indonesia bersama General Agency Manulife Indonesia, GA AL Fattah AS Salam, dan Ikatan Praktisi Sumber Daya Manusia (IPSM) Batam menyelenggarakan forum edukasi bagi praktisi Human Resources (HR) di Batam.

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 30 perusahaan dari berbagai latar belakang industri ini menjadi wadah diskusi mengenai sistem pensiun, strategi pengelolaan SDM, dan peran HR dalam menghadapi transformasi dunia kerja.
|Baca juga: DPLK Manulife Indonesia dan APPARINDO Perkuat Sinergi Perluas Kepesertaan Dana Pensiun
Di tengah perubahan demografi dan meningkatnya kebutuhan akan perencanaan keuangan jangka panjang, program pensiun menjadi salah satu instrumen penting bagi perusahaan dalam mendukung kesejahteraan karyawan.

Kasilah, Owner GA AL Fattah AS Salam dan Fifien Marsaulina Sitorus, Ketua IPSM, membuka acara dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan SDM dan kesiapan organisasi menghadapi perubahan dunia kerja.

Erna Wijaya, Ketua Pengurus DPLK Manulife Indonesia, menyampaikan pemaparan mengenai sistem pensiun di Indonesia dan pentingnya peran perusahaan dalam membantu karyawan mempersiapkan masa pensiun melalui program yang terencana.
|Baca juga: DPLK Manulife Indonesia Bekali Mahasiswa STMA Trisakti Melalui Program Literasi
Head of Retirement Agency Distribution Manulife Indonesia, Fauzanul Hakim, Mengisi Selanjutnya sesi utama mempresentasikan dan menjelaskan “Smart Cost, Strong Benefits: Strategi Efisiensi Jangka Panjang dengan DPLK.” Fauzan menjelaskan bagaimana program pensiun dapat membantu perusahaan mengelola kewajiban jangka panjang sekaligus memperkuat manfaat bagi karyawan.

Sesi ini ditutup dengan testimoni dari nasabah DPLK Manulife Indonesia yang memberikan perspektif nyata mengenai manfaat program pensiun dalam mendukung perencanaan keuangan jangka panjang bagi perusahaan dan karyawan. Penutup acara menghadirkan Delzy Yandra membawakan materi “The Future HR: Dari Human Resources Menuju Human Intelligence,” yang mengajak praktisi HR memperkuat peran strategisnya sebagai mitra bisnis dalam mendorong transformasi organisasi di tengah perkembangan teknologi dan dinamika tenaga kerja.
Melalui kolaborasi dengan berbagai komunitas dan pemangku kepentingan, DPLK Manulife Indonesia berkomitmen untuk terus memperluas literasi dana pensiun di INTERNAL berbagai daerah di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak perusahaan memanfaatkan program pensiun sebagai bagian dari strategi pengelolaan SDM jangka panjang serta membantu lebih banyak pekerja Indonesia mempersiapkan masa pensiun dengan lebih baik.
Editor Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
