Media Asuransi, JAKARTA – Paragon Kahf mendukung penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui penyerahan bantuan kesehatan kepada Kementerian Kesehatan RI. Bantuan untuk masyarakat terdampak di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, ini berupa 50 tabung oksigen beserta perlengkapannya, 1.200 selang dan nebulizer, serta 11.000 masker N95.
|Baca juga: BEI Bidik Laba Bersih Capai Rp563,9 Miliar dan Aset Tembus Rp9,12 Triliun di 2027
Director of Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni, mengatakan penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, perusahaan, dan mitra di lapangan, termasuk pada masa pemulihan.
“Kami bersyukur dapat mengambil bagian dalam mendukung upaya pemerintah menangani dampak karhutla. Kami berharap bantuan yang diserahkan kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia hari ini dapat menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak,” ujar Astri dalam keterangan resminya, Selasa, 27 Oktober 2026.
|Baca juga: BEI Targetkan Rata-rata Nilai Transaksi Harian Tembus Rp21 Triliun di 2027, Naik 16,7%!
Sebelumnya, pada 26 Agustus 2026, Paragon Kahf bersama Rumah Zakat menyalurkan alat pelindung diri (APD) dan 100 gulung selang pemadam kepada Asosiasi Damkar Kalimantan Barat di Kubu Raya. Pada 2–3 September 2026, bantuan air bersih, masker, vitamin, air minum, dan layanan kesehatan diberikan kepada masyarakat di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Selanjutnya, pada 18 September 2026, bersama Kalaweit Foundation, Paragon Kahf memberikan armada patroli pemadam dan sarana transportasi pemantauan hutan di Barito Utara, Kalimantan Tengah.
Pada 9 Oktober 2026, Paragon Kahf juga membagikan 12.500 masker KN95 kepada masyarakat dan pelajar di Palangka Raya untuk membantu melindungi mereka dari paparan asap, serta memberikan produk body wash kepada relawan sebagai bentuk apresiasi atas upaya penanganan karhutla.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

