1
1

Laba Bank Jago (ARTO) Naik 50% Jadi Rp298 Miliar hingga September 2026

Ilustrasi. | Foto: Bank Jago

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencatatkan laba bersih setelah pajak sebesar Rp298 miliar hingga September 2026. Angka tersebut meningkat 50 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp199 miliar.

Direktur Utama Bank Jago Arief Harris mengatakan pertumbuhan bisnis perseroan ditopang oleh peningkatan penyaluran kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) dengan tetap menjaga kualitas pembiayaan.

Penyaluran kredit Bank Jago mencapai Rp27,9 triliun per September 2026, tumbuh 19 persen secara tahunan (yoy) dari Rp23,5 triliun. Sementara itu, DPK naik 21 persen yoy menjadi Rp28,9 triliun.

|Baca juga: Energi Andal, Ekonomi Tumbuh: Merajut Daya Saing RI dari Listrik

“Kami mengedepankan pertumbuhan berkualitas, baik pengumpulan dana maupun penyaluran kredit, yang berdampak positif pada pencapaian kinerja serta posisi fundamental bank,” kata Arief, dalam keterangan resmi yang dikutip Rabu, 28 Oktober 2026

Sejalan dengan pertumbuhan bisnis, total aset Bank Jago meningkat 22 persen yoy menjadi Rp42,1 triliun. Sementara rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) gross tercatat sebesar 0,9 persen.

|Baca juga: Optimalkan Bisnis, Citi Dapat Izin Sekuritas Penuh di Negeri Tirai Bambu

|Baca juga: MSIG Life (LIFE) Kejar Free Float 15%, Masih Kaji Sejumlah Opsi

Sedangkan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) berada di level 27,5 persen. Hingga akhir September 2026, Bank Jago melayani 19 juta nasabah, termasuk 13,1 juta nasabah pendanaan yang menggunakan Aplikasi Jago.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Energi Andal, Ekonomi Tumbuh: Merajut Daya Saing RI dari Listrik

Member Login

or