Media Asuransi, JAKARTA – Bank Jakarta kembali hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI Jakarta pada Jakarta Fair 2026 yang berlangsung dari 11 Juni sampai dengan 12 Juli 2026 di JI Expo Kemayoran. Kehadiran Bank Jakarta dalam rangka mendorong layanan perbankan digital.
“Masyarakat dapat menggunakan aplikasi JakOne Mobile untuk bertransaksi di berbagai merchant Jakarta Fair 2026 maupun tenant UMKM yang tersedia di berbagai hall di area Jakarta Fair,” kata Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo, dalam pembukaan Jakarta Fair 2026, di Jakarta, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 12 Juni 2026.
|Baca juga: Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026
|Baca juga: Bundamedik (BMHS) Catat Pertumbuhan Laba Bersih 57% di 2025
Agus menyampaikan kehadiran di Jakarta Fair merupakan bentuk upaya Bank Jakarta untuk hadir dan senantiasa relevan di tengah masyarakat. Melalui kehadiran konsep baru yaitu engagement store dengan menggandeng BliBli, Agus berharap masyarakat Jakarta dapat menikmati pengalaman belanja dan transaksi yang unik dan berkesan.
Lebih lanjut, dirinya menyampaikan, pengunjung Jakarta Fair juga dapat melakukan berbagai transaksi perbankan lainnya di Bank Jakarta Engagement Store di antaranya pembukaan rekening secara daring melalui aplikasi JakOne, serta pengajuan kredit dan pembiayaan.
“Bank Jakarta juga menghadirkan layanan ATM-CRM di mana pengunjung Jakarta Fair dapat melakukan aktivitas tarik dan setor tunai,” ucapnya.
View this post on Instagram
Masih dalam lokasi yang sama yakni di Anjungan Pemprov DKI Jakarta, pengunjung juga dapat mengunjungi booth badan pendapatan daerah dan melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BPNKB) menggunakan EDC dan aplikasi JakOne Mobile.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi mengajak warga Jakarta untuk dapat mengunjungi Bank Jakarta Engagement Store di Hall C1 Anjung Pemprov DKI Jakarta. Melalui kehadiran di Jakarta Fair 2026, Bank Jakarta ingin menghadirkan pengalaman bertransaksi yang dapat memperkuat engagement.
|Baca juga: Anak Muda Merapat, Pemerintah Bidik 40,81% Lapangan Kerja Formal di 2027
|Baca juga: Bank Dunia Ramal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat Jadi 5% di 2026 Akibat Tekanan Fiskal Meningkat
“Antara Bank Jakarta dengan nasabah dan masyarakat. Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi layanan serta memperluas kolaborasi untuk menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutup Arie.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

