1
1

Allianz Life Indonesia Beberkan 6 Strategi Menyiapkan Perlindungan Kesehatan Jangka Panjang

Allianz Indonesia ingatkan pentingnya jaga proteksi jangka panjang saat inflasi medis picu kenaikan biaya kesehatan. | Foto: Allianz Life Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – Data World Bank menunjukkan pengeluaran kesehatan per kapita Indonesia meningkat dari sekitar US$118 pada 2019 menjadi sekitar US$132 pada 2023. Data ini mencerminkan kebutuhan layanan kesehatan dan biaya perawatan yang terus bertambah dalam beberapa tahun terakhir.

|Baca juga: Bos Indonesia Re: Industri Asuransi Syariah Perlu Fokus Benahi Tantangan Internal

|Baca juga: BEI dan Industri Aviasi Luncurkan Program Awak Pesawat Investor Saham

Mengutip keterangan tertulis Allianz Life Indonesia, Minggu, 24 Mei 2026, beberapa hal yang penting untuk mulai diperhatikan masyarakat dalam menjaga kesiapan perlindungan kesehatan jangka panjang yakni:

  1. Melakukan review perlindungan kesehatan secara berkala agar manfaat perlindungan tetap sesuai dengan kebutuhan dan biaya medis saat ini.
  2. Memahami kembali cakupan perlindungan yang dimiliki, termasuk batasan, manfaat, dan ketentuan polis.
  3. Memahami skema deductibles dalam perlindungan kesehatan, di mana nasabah turut berbagi peran dalam sejumlah biaya kesehatan. Pendekatan ini menciptakan perlindungan kesehatan yang lebih berkelanjutan, dengan menjaga biaya perlindungan lebih terukur dan terencana, sehingga manfaatnya tetap optimal bagi nasabah dalam jangka panjang.
  4. Tidak terburu-buru menghentikan perlindungan kesehatan tanpa perencanaan yang matang, karena dapat menimbulkan risiko finansial di kemudian hari.
  5. Memahami bahwa apabila melakukan pergantian polis ke perusahaan asuransi baru dapat membuat nasabah kembali harus melalui masa tunggu untuk manfaat perlindungan tertentu.
  6. Menjadikan perlindungan kesehatan sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang, bukan sekadar kebutuhan tambahan.

Chief Product Officer Allianz Life Indonesia Cheang Khai Au mengatakan di tengah biaya medis yang terus meningkat, kesiapan perlindungan kesehatan menjadi semakin penting dalam membantu masyarakat menghadapi risiko kesehatan tanpa mengorbankan stabilitas finansial keluarga.

|Baca juga: Prudential Indonesia Bidik Nasabah Baru Lewat Produk Proteksi Kanker Payudara

|Baca juga: Konflik Timur Tengah Berpotensi Tekan Industri Asuransi RI Lewat Lonjakan Klaim

“Kami percaya perlindungan kesehatan bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan bagian penting dari kesiapan finansial jangka panjang,” kata Cheang Khai Au.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Media Asuransi (@mediaasuransinews)

Karena itu, tambahnya, dengan memahami manfaat perlindungan yang dimiliki, masyarakat bisa menjaga perlindungan tetap sustainable dan benar-benar mendukung kebutuhan jangka panjangnya.

|Baca juga: Prudential Indonesia Libatkan Dewan Penasihat Medis dalam Pengembangan Produk dan Pengelolaan Klaim

|Baca juga: Prudential Indonesia Upayakan Harga Premi Asuransi Tetap Terjangkau di Tengah Inflasi Medis

“Salah satu upaya yang dilakukan Allianz Indonesia adalah dengan menghadirkan Allianz Preferred Medical dan AlliSya Preferred Medical (APM), perlindungan kesehatan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di tengah kenaikan biaya medis saat ini,” tutup Cheang Khai Au.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post IHSG Mulai Pulih dari Koreksi Panjang
Next Post Akan Hadir Audi Q-Series Terbaru di Indonesia

Member Login

or