1
1

Genjot Lini Usaha Kendaraan Bermotor, Industri Asuransi Diminta Perkuat Distribusi dan Digitalisasi

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono. | Foto: OJK

Media Asuransi, JAKARTA – OJK menegaskan ke depan perusahaan asuransi perlu memperkuat strategi distribusi dalam rangka menggenjot lini usaha asuransi kendaraan bermotor. Hal itu termasuk optimalisasi kanal digital dan kerja sama dengan lembaga pembiayaan, serta melakukan inovasi produk yang sesuai kebutuhan nasabah,

“(Hal itu juga perlu) diiringi penguatan underwriting dan pengelolaan klaim yang efisien,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono, dikutip dari jawaban tertulisnya, Selasa, 21 April 2026.

Berdasarkan data posisi Februari 2026, kinerja lini usaha asuransi kendaraan bermotor menunjukkan tren positif. Pendapatan premi tercatat sebesar Rp4,10 triliun, tumbuh 9,97 persen secara tahunan (YoY).

|Baca juga: Porsi Kredit UMKM Masih Mini, DPR Bongkar Biang Keroknya!

|Baca juga: Tak Cuma Jamin Kredit, OJK Dorong Industri Penjaminan Garap Peluang Baru dari KUR hingga Digitalisasi

|Baca juga: UMKM Tidak Boleh Sendirian, OJK Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Utama

Sementara nilai klaim meningkat menjadi Rp1,40 triliun atau naik 9,89 persen YoY, sejalan dengan meningkatnya aktivitas kendaraan dan eksposur risiko. Hal ini menunjukkan lini usaha kendaraan bermotor masih memiliki potensi pertumbuhan yang baik, seiring perbaikan sektor otomotif.

Sejalan dengan pertumbuhan penjualan otomotif, masih kata Ogi, kondisi ini menjadi sentimen positif bagi asuransi kendaraan bermotor. Peningkatan penjualan kendaraan, khususnya melalui skema pembiayaan, umumnya akan diikuti dengan meningkatnya kebutuhan perlindungan asuransi.

“OJK memandang kinerja lini ini masih memiliki ruang untuk tumbuh, dengan tetap memperhatikan daya beli masyarakat dan kondisi ekonomi agar pertumbuhan yang terjadi tetap sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post IHSG Sesi I Melemah ke 7.549
Next Post OJK: Pelemahan Rupiah Berpotensi Naikkan Biaya Klaim Asuransi

Member Login

or