1
1

Bos BI Blak-blakan Ungkap Penyebab Dolar AS Tembus Rp17.300

Deputi Gubernur Senior Bank Indoensia (BI) Destry Damayanti. | Foto: Media Asuransi/Sarah Dwi Cahyani

Media Asuransi, JAKARTA – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyebutkan tekanan terhadap rupiah pada hari ini dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global yang juga menekan mata uang regional. Hal itu sejalan dengan kurs rupiah sempat menyentuh level Rp17.300 per US$.

“Pergerakan rupiah masih sejalan dengan kawasan dengan pelemahan year-to-date sebesar 3,54 persen,” kata Destry, dalam pernyataan resminya terkait perkembangan nilai tukar rupiah, Kamis, 23 April 2026.

|Baca juga: Aset Baru Rp37 Triliun, UUS Permata Bank (BNLI) Genjot Segmen Ritel dan SME untuk Kesiapan Spin Off

|Baca juga: Inilah Peraih CEO Award 2026 Media Asuransi

Ia menambahkan Bank Indonesia terus meningkatkan intensitas intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market guna menjaga daya tarik aset domestik di tengah berlanjutnya dampak konflik Timur Tengah.

Langkah stabilisasi, masih kata Destry, dilakukan secara konsisten melalui intervensi di pasar offshore (NDF), pasar domestik (spot dan DNDF), serta pembelian SBN di pasar sekunder. Cadangan devisa juga tetap kuat sebesar US$148,2 miliar pada akhir Maret 2026.

|Baca juga: BI Catat Transaksi Digital Tembus 14,39 Miliar, Pengguna QRIS Melonjak 111,94%

|Baca juga: Permata Bank (BNLI) Respons Rencana OJK terkait Penyesuaian RBB

“Bank Indonesia senantiasa hadir di pasar dan akan terus mengambil langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” tegas Destry.

Mengutip Investing, nilai tukar rupiah pada Kamis, 23 April 2026, pukul 12.28 WIB berada di level Rp17.285 per US$. Pada pagi tadi mata uang Garuda dibuka di posisi Rp17.170 per US$ dengan rentang harian Rp17.168 per US$ hingga Rp17.310 per US$.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Ketum DAI: Pemenang CEO Award Sosok Tangguh di Dunia Asuransi  
Next Post Krisis Energi Jadi Berkah Tersembunyi, Ekonom HSBC Ungkap Peluang Besar bagi Indonesia!

Member Login

or