Media Asuransi, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa mencopot dua pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan, yakni Febrio Nathan Kacaribu dari jabatan Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu serta Luky Alfirman dari posisi Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu.
Pencopotan tersebut menambah jumlah kursi direktur jenderal yang kosong menjadi tiga. Sebelumnya, Kementerian Keuangan juga telah mencopot Masyita Crystallin dari jabatan Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kemenkeu.
|Baca juga: Inilah Peraih CEO Award 2026 Media Asuransi
|Baca juga: Inilah Para Pemenang Unitlink Award 2026 Media Asuransi
Untuk sementara, posisi yang kosong diisi oleh pelaksana harian (Plh) sambil menunggu penunjukan pejabat definitif. Purbaya menyatakan kedua pejabat yang dicopot belum langsung ditempatkan pada jabatan baru. Keduanya diberikan waktu untuk beristirahat sebelum menerima penugasan lanjutan.
Ia menambahkan pengisian jabatan definitif untuk posisi tersebut ditargetkan dilakukan pada awal Mei 2026, sementara operasional kementerian tetap berjalan dengan penunjukan Plh di masing-masing direktorat jenderal.
Profil Febrio Nathan Kacaribu
Melansir dari beberapa sumber, Febrio Nathan Kacaribu lahir di Sidikalang, Sumatra Utara, pada 27 Februari 1978. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia pada 2002, kemudian melanjutkan studi ke Australian National University dan meraih gelar Master of International and Development Economics pada 2005.
|Baca juga: Permata Bank (BNLI) Respons Rencana OJK terkait Penyesuaian RBB
|Baca juga: Aset Baru Rp37 Triliun, UUS Permata Bank (BNLI) Genjot Segmen Ritel dan SME untuk Kesiapan Spin Off
Ia juga memperoleh gelar doktor (Ph.D) dari University of Kansas pada 2014. Sebelum berkarier di pemerintahan, Febrio dikenal sebagai akademisi dan peneliti serta menjabat Kepala Riset Ekonomi Makro dan Keuangan di LPEM sejak 2015.
Pada 3 April 2020, Febrio dilantik sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal. Selanjutnya, pada 23 Mei 2025, ia dipercaya menjabat Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu.
Profil Luky Alfirman
Luky Alfirman lahir di Bandung pada 27 Maret 1970. Ia menempuh pendidikan Sarjana Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung dan lulus pada 1994. Pendidikan lanjutannya ditempuh di University of Colorado, Boulder, Amerika Serikat, dengan gelar Master of Arts in Economics pada 2000 dan Ph.D in Economics pada 2004.
|Baca juga: BBM Nonsubsidi Naik, BI Bilang Begini tentang Dampaknya ke Inflasi
|Baca juga: BI Catat Transaksi Digital Tembus 14,39 Miliar, Pengguna QRIS Melonjak 111,94%
Luky memulai karier di Kementerian Keuangan pada 1995 di Direktorat Jenderal Pajak. Ia kemudian menempati berbagai posisi strategis, termasuk di Badan Kebijakan Fiskal dan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.
Pada 2017, ia menjabat Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara dan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko. Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan pada 2022.
|Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, Berikut 6 Rekomendasi Saham Pilihan dari BNI Sekuritas
Terakhir, pada 23 Mei 2025, Luky dilantik sebagai Direktur Jenderal Anggaran dengan tanggung jawab dalam pengelolaan dan perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
