Media Asuransi, JAKARTA – PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait volatilitas transaksi efek perusahaan yang menjadi sorotan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten pembiayaan ini menegaskan tidak ada informasi material yang disembunyikan dari publik terkait lonjakan aktivitas saham tersebut.
Manajemen menyatakan hingga saat ini perusahaan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta yang dapat memengaruhi nilai efek secara signifikan. Hal ini disampaikan untuk menjawab surat permintaan penjelasan dari BEI.
“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal,” ujar Manajemen BFIN, dikutip Selasa, 21 April 2026.
|Baca juga: Prudential Indonesia Tunggu Kejelasan Skema terkait Potensi Bisnis di Pembangunan Kampung Nelayan
|Baca juga: Dicecar BEI tentang Volatilitas Saham, Manajemen JMA Syariah (JMAS) Buka Suara!
|Baca juga: Persaingan Kian Sengit, Bos OJK Minta Industri Asuransi Terapkan Strategi Ini
Terkait rumor adanya aksi korporasi besar dalam waktu dekat yang mungkin memicu pergerakan harga saham, BFIN membantah hal tersebut. Perusahaan menegaskan rencana terdekat hanyalah pelaksanaan rapat rutin tahunan yang sudah dijadwalkan secara transparan melalui sistem pelaporan elektronik bursa.
“Perseroan telah menyampaikan pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa Perseroan untuk tahun buku 2025 melalui Sistem Pelaporan Elektronik SPEIDXNet yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 Mei 2026,” ujar Manajemen.
Selain itu, manajemen juga telah melakukan koordinasi dengan jajaran pemegang saham utama untuk memastikan tidak ada pergerakan atau rencana pelepasan saham yang belum terlaporkan.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
