Media Asuransi, JAKARTA — PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencatat sebanyak 3,6 juta pengguna telah terhubung dengan ekosistem investasi Bibit dan Stockbit hingga Juli 2026. Sementara jumlah pengguna Rekening Dana Nasabah (RDN) Bank Jago yang terkoneksi dengan kedua platform tersebut mendekati 2 juta.
Head of Wealth Management Bank Jago Nyoman Sukmawati mengatakan kolaborasi tersebut memperluas akses masyarakat terhadap layanan investasi digital yang terintegrasi.
“Kolaborasi ini telah membantu lebih banyak masyarakat memulai dan mengembangkan investasi di instrumen keuangan dan pasar modal yang saling terintegrasi secara digital,” ujar Nyoman, dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Jumat, 7 Agustus 2026.
|Baca juga: Mirae Asset: Investor Masih Selektif Meski Pertumbuhan Ekonomi RI Lampaui Ekspektasi
|Baca juga: Kuartal III/2026, Pertumbuhan Ekonomi RI Berpotensi Melambat di Bawah 5%
Bank Jago mencatat meningkatnya jumlah pengguna sejalan dengan semakin besarnya minat masyarakat untuk berinvestasi melalui berbagai instrumen yang disesuaikan dengan kebutuhan dan profil risiko masing-masing.
Berdasarkan komposisi portofolio investasi nasabah yang dikelola melalui Bibit dan Stockbit, saham menjadi instrumen terbesar dengan porsi 48,4 persen, diikuti reksa dana sebesar 38,6 persen, serta obligasi 13 persen.
Dari sisi aktivitas transaksi, saham juga menjadi instrumen yang paling banyak diperdagangkan dengan kontribusi 88 persen terhadap total volume transaksi. Sementara itu, reksa dana menyumbang 11,9 persen dan sisanya berasal dari obligasi.
|Baca juga: BI: Cadangan Devisa Tetap Terjaga di Juli 2026
Ke depan, Bank Jago berencana memperluas kolaborasi dengan berbagai ekosistem keuangan sekaligus menghadirkan pilihan produk investasi yang lebih beragam bagi nasabah.
“Selain reksa dana, saham, dan obligasi yang tersedia saat ini, kami terus melihat potensi pengembangan pilihan investasi lainnya di masa depan sejalan dengan kebutuhan nasabah, dinamika pasar, dan perkembangan digital,” pungkasnya.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
