Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN kembali menggelar kompetisi BTN Housingpreneur Batch 3 untuk menjaring inovasi di sektor perumahan. Pendaftaran kompetisi dibuka mulai 28 September hingga 30 November 2026.
Corporate Secretary BTN Ramon Armando mengatakan program tersebut ditujukan bagi mahasiswa, masyarakat umum, pengembang, hingga pelaku usaha yang bergerak dalam ekosistem perumahan.
“Persoalan di ekosistem perumahan saat ini semakin beragam dan dinamis. Karena itu, BTN ingin menjadikan BTN Housingpreneur sebagai ruang lahirnya ide, inovasi, dan model bisnis baru yang mampu memberikan solusi nyata,” ujar Ramon, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 21 September 2026.
Pada penyelenggaraan tahun ini, kompetisi dibagi menjadi dua kategori, yakni Design & Architecture serta Housing Related Innovation. Untuk menjaring peserta dari berbagai daerah, BTN menggelar rangkaian roadshow ke sejumlah perguruan tinggi.
|Baca juga: OJK Wanti-wanti Risiko Kredit Bank dan BPR Imbas El Nino
Kegiatan tersebut diawali dengan Kick-Off di Universitas Indonesia dan dilanjutkan ke Universitas Sriwijaya, Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, hingga Universitas Udayana di Bali. Ramon mengatakan roadshow menjadi bagian dari upaya BTN memperluas jangkauan kompetisi sekaligus mencari gagasan dari berbagai daerah.
“BTN ingin menjangkau sebanyak mungkin talenta dan inovator dari berbagai latar belakang,” kata Ramon.
Setelah pendaftaran ditutup, kompetisi akan memasuki tahap penjurian hingga puncaknya pada BTN Expo yang dijadwalkan berlangsung pada awal 2027.
|Baca juga: AASI Pede Pasar Asuransi Syariah Bakal Makin Besar
Selain hadiah dengan total nilai miliaran rupiah, peserta BTN Housingpreneur Batch 3 berkesempatan memperoleh akses inkubasi bisnis dan business matching. Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu pengembangan gagasan peserta agar dapat diimplementasikan dalam ekosistem perumahan.
“BTN Housingpreneur bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah bagi para inovator dari kalangan akademisi maupun profesional untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas jejaring,” pungkas Ramon.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
