Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) atau KB Bank memberikan penjelasan terkait kabar pemangkasan 662 karyawan, penutupan 21 kantor cabang pembantu (KCP), dan pengunduran diri dua direksi.
Corporate Secretary KB Bank Ariz Dian Perkasa menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi dan optimalisasi bisnis yang telah dijalankan sejak 2025. Penyesuaian jaringan kantor dilakukan seiring perubahan perilaku nasabah dan meningkatnya penggunaan layanan digital.
|Baca juga: OJK: AI Hanya Alat Bantu, Tanggung Jawab Aktuaris Tetap Melekat pada Manusia
|Baca juga: OJK Minta Aktuaris Adaptif dengan AI di Tengah Perubahan Industri
“Penyesuaian jaringan kantor yang dilakukan merupakan bagian dari transformasi dan optimalisasi model distribusi layanan. Langkah ini dilakukan dengan mempertimbangkan perubahan perilaku dan kebutuhan nasabah, perkembangan industri perbankan, serta meningkatnya penggunaan layanan digital,” ujar Ariz.
Mengutip keterbukaan informasi BEI, Senin 22 Juni 2026, perseroan juga menyatakan optimalisasi tenaga kerja telah direncanakan dalam rangka memperkuat organisasi dan meningkatkan efektivitas operasional.
View this post on Instagram
Sementara itu, KB Bank mengonfirmasi telah menerima pengunduran diri dua direksi, yakni Robby Mondong dan Dodi Widjajanto. Perseroan memastikan perubahan tersebut tidak mengganggu operasional perusahaan.
|Baca juga: Berikut Daftar Lengkap Calon Anggota Direksi BEI Masa Jabatan 2026-2030
KB Bank menegaskan tidak terdapat informasi material lain yang belum diungkapkan kepada publik dan seluruh kegiatan usaha perseroan tetap berjalan normal. “Perseroan memastikan seluruh kegiatan usaha, operasional, layanan kepada nasabah, serta implementasi strategi transformasi perseroan tetap berjalan dengan normal,” tutupnya.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

