1
1

Eks Bos BPJS Kesehatan Singgung Ketiadaan Jaminan Khusus Lansia, Begini Respons Prudential

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen. | Foto: AAJI

Media Asuransi, JAKARTA – Mantan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyoroti belum adanya skema perlindungan kesehatan yang secara khusus diperuntukkan bagi kelompok lanjut usia (lansia) di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Prudential Indonesia menyebut produk asuransi kesehatan untuk lansia sebenarnya sudah tersedia, meskipun terdapat sejumlah tantangan dalam kepesertaannya.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan perusahaan memiliki beberapa produk asuransi kesehatan, di antaranya PruWell Medical, PruWell Health, dan PruSehat. Produk tersebut dapat dibeli oleh calon nasabah hingga usia masuk 70 tahun dengan masa perlindungan mencapai usia 100 tahun.

Namun, menurut Karin, tantangan utama dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada kelompok lansia terletak pada kondisi kesehatan calon nasabah ketika pertama kali mengajukan pembelian polis.

“Biasanya yang menjadi tantangan itu adalah ketika baru mau beli, sedangkan usianya sudah lanjut atau mau beli tapi kesehatannya sudah tidak baik, itu biasanya yang jadi tantangan,” ujar Karin, kepada Media Asuransi, ditemui di Jakarta, Rabu, 4 November 2026.

|Baca juga: Mirae Asset: Potensi Arus Keluar Dana Asing hingga US$11 Miliar Membayangi Pasar Saham

Dia menjelaskan calon nasabah yang sudah memiliki riwayat penyakit berpotensi menghadapi kendala dalam memperoleh perlindungan asuransi. Bahkan, terdapat kemungkinan penyakit yang sudah dimiliki sebelumnya tidak masuk dalam cakupan pertanggungan.

Karena itu, Karin mengimbau masyarakat untuk memiliki asuransi kesehatan sejak usia muda dan ketika kondisi kesehatan masih baik.

“Karena itu, kita selalu rekomendasi mumpung masih sehat, mumpung masih muda, harus mulai punya asuransi, karena asuransi tidak bisa dibeli ketika sudah sakit, atau ketika bisa dibeli penyakitnya tidak bisa di-cover,” jelasnya.

Karin menambahkan calon nasabah berusia 65 tahun masih dimungkinkan untuk membeli produk asuransi kesehatan Prudential selama memenuhi persyaratan kesehatan yang berlaku.

|Baca juga: Hendra Godjali Resmi Jabat Presiden Komisaris Asuransi Dayin Mitra (ASDM)

|Baca juga: Eks Bos BPJS Kesehatan Sebut Kepercayaan Masyarakat Jadi Tantangan Industri Asuransi

Sebelumnya, Ali Ghufron Mukti menilai, Indonesia belum memiliki konsep perlindungan kesehatan khusus bagi penduduk lanjut usia. Saat ini, masyarakat masih mengandalkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai perlindungan dasar kesehatan.

“Konsep tentang perlindungan kesehatan lansia itu belum ada di Indonesia,” ujar Ali dalam webinar bertajuk ‘Menua Sehat dan Berkualitas: Menyiapkan Kehidupan yang Aktif, Bermakna, dan Terlindungi’, Selasa, 3 November 2026.

Ali mencontohkan Amerika Serikat yang memiliki program Medicare sebagai salah satu skema perlindungan kesehatan bagi penduduk berusia 65 tahun ke atas. Program tersebut menyediakan manfaat pelayanan kesehatan, termasuk rawat inap dan rawat jalan, dengan ketentuan kepesertaan serta pembiayaan tertentu.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post OJK Kunjungi Stan APKAI di Indonesia Rendezvous 2026 
Next Post IHSG Rebound ke Level 4.919

Member Login

or