Media Asuransi,JAKARTA — Kinerja positif dari IFG Life dininai telah memperkuat kepercayaan publik terhadap industri asuransi di Indonesia. Kepercayaan itu tumbuh karena IFG Life mampu mengelola pengalihan polis dari nasabah eks Jiwasraya secara optimal, terhitung sejak dimulainya proses restrukturisasi pada Desember 2020.
Dalam prosesnya, IFG Life mengelola transisi yang kompleks melalui penguatan tata kelola, transparansi, dan komunikasi publik yang membuat kepercayaan nasabah terus terjaga dengan baik. Hal ini disampaikan anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, dalam merespons kinerja IFG Life.
|Baca juga: IFG Life Laksanakan Amanah Pembayaran Klaim Polis Eks Jiwasraya
Seperti diketahui, dalam program penyelamatan ini sebanyak 99,9% polis nasabah Jiwasraya telah dialihkan secara bertahap ke dalam IFG Life. “Penanganan Jiwasraya ini menjadi momentum penting bagi industri asuransi nasional untuk berbenah. Keberhasilan proses ini telah memberikan dampak pada pemulihan kepercayaan terhadap IFG Life sekaligus juga terhadap keseluruhan sektor asuransi,” kata Herman dalam wawancara yang dilakukan di Jakarta, beberapa waktu lalu.
|Baca juga: Legislator Sebut IFG Life Diawasi Ketat Demi Jaga Keberlanjutan Industri Asuransi RI
Herman melihat ada sejumlah aspek krusial yang menjadi perhatian dalam mengawal proses ini dapat berjalan dengan baik. Di antaranya adalah perlindungan hak nasabah, kepastian pembayaran manfaat, kesehatan keuangan perusahaan, serta kepatuhan terhadap prinsip good corporate governance. Menurut dia, keterlibatan pemerintah tidak hanya sebatas penyelamatan, tetapi juga memastikan keberlanjutan bisnis dan perlindungan konsumen dalam jangka panjang.
|Baca juga: DAI Respons Begini soal Industri Asuransi Belum Dilibatkan dalam Program MBG
Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) itu menyarankan IFG Life tetap mempertahankan tata kelola baru mulai dari sektor hulu sampai ke hilir. Dengan demikian, kepercayaan dari pemegang lama maupun pemegang polis baru terus meningkat.
Ia menyebutkan kepatuhan pemenuhan hak pemegang polis menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan. Herman mengapresiasi capaian IFG Life sepanjang 2025 yang merealisasikan pembayaran klaim manfaat asuransi sebesar Rp6,3 triliun kepada 480.000 peserta.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
