Media Asuransi, JAKARTA – Peran tenaga pemasar di industri asuransi tetap penting di tengah era digitalisasi yang terus berkembang. Dalam situasi ini, akses terhadap agen yang tepercaya dan handal dalam menavigasi keperluan pengelolaan finansial menjadi semakin penting.
Agen asuransi berperan membantu keluarga memahami potensi risiko, menentukan prioritas, dan mempertimbangkan solusi perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan serta kondisi finansial nasabah.
Di sisi lain, meningkatnya kebutuhan akan pendampingan yang memahami pengelolaan finansial juga membuka peluang bagi individu yang ingin membangun karier profesional di industri asuransi.
|Baca juga: Manulife Perkuat Inklusi Keuangan bagi Penyandang Disabilitas melalui Program Inclusion for All
Melalui pelatihan, pendampingan, dan program pengembangan karier seperti NEXTPro, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (“Manulife Indonesia”) menyediakan jalur bagi calon agen untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan agar dapat melayani nasabah secara profesional.
Melihat peluang tersebut, General Manager Agency Manulife Indonesia, William Satriadi Soetrisno, mengatakan bahwa perencanaan keuangan menjadi semakin kompleks karena setiap keluarga memiliki kondisi, tanggung jawab, dan prioritas yang berbeda.
“Di tengah semakin kompleksnya kebutuhan finansial keluarga, akses terhadap pendampingan yang tepat menjadi semakin penting. Agen tidak hanya membantu menjelaskan pilihan perlindungan yang tersedia, tetapi juga membantu memahami prioritas keuangan, mengantisipasi risiko, dan mengambil keputusan yang lebih terinformasi sesuai kebutuhan serta kemampuan finansial nasabah. Dengan pendekatan yang personal, agen dapat menjadi mitra terpercaya yang mendampingi keluarga dalam setiap tahap kehidupan,” jelasnya, dalam keterangan resmi, Kamis, 29 Oktober 2026.
|Baca juga: Manulife Indonesia & Manulife Syariah Indonesia Dorong Semangat Pertumbuhan dan Kinerja Tenaga Pemasar
Menurut William, agen tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga menjadi mitra finansial profesional yang membantu keluarga memahami risiko dan mempersiapkan kebutuhan perlindungan di setiap tahap kehidupan.
Di Manulife Indonesia, NEXTPro menjadi salah satu jalur bagi individu yang ingin mengenal dan mempersiapkan diri untuk berkarier sebagai agen asuransi, termasuk mereka yang masih memiliki pekerjaan utama.
‘’Melalui program ini, peserta memperoleh pelatihan dan pendampingan untuk memahami industri asuransi, kebutuhan nasabah, serta peran dan tanggung jawab sebagai agen. Sebelum itu, peserta tetap harus melalui proses seleksi, memenuhi persyaratan pelatihan dan lisensi, serta mematuhi ketentuan yang berlaku,’’ jelasnya.
Melalui NEXTPro, lanjut William, pihaknya ingin membuka akses bagi lebih banyak individu untuk mengenal industri ini, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menjadi agen yang mampu memberikan dampak positif bagi semakin banyak keluarga.
Saat ini, Manulife Indonesia didukung oleh lebih dari 18.000 agen tersebar di berbagai wilayah. Melalui jaringan ini, perusahaan terus mendorong peningkatan profesionalisme agen dapat membantu keluarga memahami kebutuhan, risiko, dan pilihan perlindungan di berbagai tahap kehidupan.
Editor Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

