Media Asuransi, JAKARTA – Digitalisasi dinilai berperan penting dalam mempercepat proses klaim di industri asuransi. Kondisi itu seiring meningkatnya volume pengajuan dan ekspektasi nasabah terhadap layanan yang lebih cepat.
Vice President Director Prudential Indonesia Vikash Kumar Sinha mengatakan optimalisasi teknologi dilakukan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memitigasi risiko dalam proses klaim.
|Baca juga: OJK Ungkap Segudang Tantangan Industri Penjaminan, Mulai Permodalan hingga SDM Jadi Sorotan!
|Baca juga: Kredit UMKM Mau Dipermudah, DPR Genjot Regulasi dan Anggaran
“Digitalisasi kami gunakan untuk membuat proses klaim lebih efisien dan akurat, sehingga klaim dapat dibayarkan lebih cepat,” ujar Vikash, kepada Media Asuransi, dikutip Jumat, 17 April 2026.
Ia menjelaskan proses klaim melibatkan beberapa tahapan, mulai dari ekstraksi data, digitalisasi dokumen, hingga verifikasi. Tahapan tersebut membutuhkan waktu, terlebih dengan volume klaim yang mencapai sekitar 30 ribu per bulan.
Karena itu, otomatisasi dinilai krusial untuk menangani volume klaim yang besar. Dengan dukungan teknologi, perusahaan dapat meningkatkan kapasitas pemrosesan sekaligus menjaga akurasi data.
|Baca juga: UMKM Tidak Boleh Sendirian, OJK Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Utama
|Baca juga: Dorong Transformasi Struktural, BP BUMN dan Danantara Dukung Streamlining Anak Usaha Pertamina
“Dengan otomatisasi, kami bisa menangani volume klaim yang lebih besar dengan lebih akurat dan waktu penyelesaian menjadi lebih efisien,” kata dia.
Selain mempercepat proses, analisis data juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi pola dan potensi risiko, termasuk indikasi penggunaan layanan secara berlebihan. Pendekatan ini dinilai dapat membantu menjaga keberlanjutan layanan sekaligus melindungi nasabah.
Di sisi lain, perusahaan menekankan pentingnya perlindungan data dalam pengembangan layanan digital. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penerapan sistem Electronic Know Your Customer (eKYC) untuk verifikasi data nasabah secara digital.
|Baca juga: IHSG Diprediksi Rebound, BNI Sekuritas Rekomendasikan 6 Saham Pilihan Berikut
“Perlindungan data menjadi prioritas untuk memastikan keamanan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi,” ujarnya.
Pemanfaatan teknologi, baik dalam bentuk AI maupun digitalisasi proses, diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat kepercayaan nasabah terhadap industri asuransi.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
