Media Asuransi, JAKARTA – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) memperkuat komitmennya dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan berdaya melalui program River Clean-Up di kawasan Sungai Ciliwung, Depok.
Mengusung pendekatan yang menghubungkan kelestarian lingkungan, kesehatan, dan ketahanan finansial, program ini melibatkan karyawan, tenaga pemasar serta bekerja sama dengan Langit Biru Pertiwi, Yayasan Ciliwung Lestari, Veritas Edukasi Lingkungan (VEL) dan para pelajar.
Program ini dilakukan dalam aksi bersih sungai, edukasi lingkungan, pengelolaan sampah, kesehatan, serta literasi keuangan. Adapun tantangan dalam memulihkan ekosistem Sungai Ciliwung masih terbilang besar dan membutuhkan kolaborasi berkelanjutan dari berbagi pihak.
Data Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) per Agustus 2025 mencatat 87,09 persen pencemar Ciliwung bersumber dari limbah domestik, disusul limbah peternakan (4,91 persen), sampah (4,58 persen), limbah industri (3,37 persen), dan pertanian (0,05 persen).
|Baca juga: GoTo Cetak Laba Bersih Rp441 Miliar di Kuartal III/2026
Tumpukan sampah tersebut tidak hanya memicu efek bendung yang memperparah risiko banjir seperti yang disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, tetapi juga membawa ancaman kesehatan nyata bagi warga sekitar lewat potensi penularan penyakit seperti diare, infeksi kulit, hingga Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Menjawab urgensi tersebut, rekan-rekan PRUVolunteers yang terdiri dari karyawan dan tenaga pemasar Prudential Indonesia bekerja sama dengan Langit Biru Pertiwi dan Yayasan Ciliwung Lestari turun langsung membersihkan bantaran Sungai Ciliwung.
Selain itu, juga memberikan sesi edukasi pengelolaan sampah, kesehatan dan literasi finansial bersama Veritas Edukasi Lingkungan (VEL) untuk 50 pelajar. Dari aksi ini, para relawan berhasil mengumpulkan, memilah, dan menimbang lebih dari 361 kilogram sampah.
“Lingkungan yang sehat merupakan salah satu fondasi bagi masyarakat yang sehat dan berdaya,” kata Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen, dikutip dari keterangan resminya, Jumat, 30 Oktober 2026.
Karena itu, ia menambahkan, upaya menjaga lingkungan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kesadaran akan kesehatan dan kemampuan seseorang dalam mempersiapkan masa depan finansialnya.
|Baca juga: OJK: Baru 20% Aset Pemerintah Terlindungi Asuransi Bencana
|Baca juga: IHSG Menguat Tipis, Mirae Asset Tekankan Pentingnya Fundamental Saham
Melalui program River Clean-Up di Sungai Ciliwung, lanjutnya, Prudential Indonesia ingin meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah sekaligus mendorong perilaku hidup bersih dan sehat.
“Kami percaya perlindungan yang bermakna harus hadir secara holistik, mulai dari menjaga kelestarian alam, memelihara kesehatan fisik, hingga memperkuat ketahanan finansial. Kolaborasi aksi nyata ini kami harapkan dapat memberi dampak positif jangka panjang bagi generasi muda dan warga sekitar,” ujarnya.
Benedict Wermter atau dikenal sebagai ‘Bule Sampah’, pegiat edukasi lingkungan sekaligus Founder Veritas Edukasi Lingkungan (VEL) menyampaikan masyarakat Indonesia sudah memiliki kesadaran terhadap permasalahan sampah, tetapi masih perlu terus belajar mengenai solusi yang dapat dilakukan.
Hal terpenting dari kegiatan River Clean-Up ini adalah kesempatan untuk berkumpul dan belajar bersama, baik dengan karyawan dan tenaga pemasar Prudential Indonesia, maupun para siswa. Perubahan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, dan mengurangi sampah dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap setiap orang dapat mulai mengubah kebiasaannya, bahkan mulai besok hari, dan mengajak orang lain untuk melakukan perubahan yang sama,” pungkasnya.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

