Media Asuransi, JAKARTA – PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mengumumkan kinerja keuangan untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2026. ICBP mencatatkan pertumbuhan penjualan neto konsolidasi sekitar delapan persen menjadi Rp21,72 triliun dari Rp20,19 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
|Baca juga: Indofood (INDF) Cetak Penjualan Rp33,89 Triliun di Triwulan I/2026
|Baca juga: Legislator Lempar Pujian untuk IFG Life, Ternyata Ini Alasannya!
Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP Anthoni Salim mengatakan ICBP mengawali 2026 dengan kinerja yang baik. ICBP terus memberikan penjualan yang meningkat dan mempertahankan marjin profitabilitas yang sehat. ICBP terus waspada terhadap potensi gejolak makroekonomi dan berbagai faktor risiko eksternal.
“Kami akan terus fokus dan beradaptasi dengan cepat untuk menangkap berbagai peluang pertumbuhan, memperkuat daya saing, serta mempertahankan posisi keuangan yang sehat,” kata Anthoni Salim, dikutip dari keterangan resminya, Jumat, 1 Mei 2026.
|Baca juga: Bos Citi Indonesia Dukung Rencana OJK Ubah Aturan RBB
|Baca juga: Penyaluran Kredit KB Bank (BBKP) Tumbuh 2,61% Jadi Rp43,19 Triliun di Kuartal I/2026
Sedangkan marjin laba usaha tetap sehat di kisaran 21,3 persen meskipun laba usaha turun 10 persen menjadi Rp4,62 triliun di kuartal pertama 2026, dari Rp5,15 triliun di kuartal pertama 2025 terutama karena lebih rendahnya laba atas selisih nilai tukar mata uang asing dari kegiatan operasi.
Sementara laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun tiga persen menjadi Rp2,57 triliun dari Rp2,66 triliun pada kuartal pertama tahun lalu.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
