1
1

AI Bantu China Life Insurance Kelola Risiko Investasi

Ilustrasi. | Foto: vida.id

Media Asuransi, GLOBAL – China Life Insurance (Overseas) memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung analisis dan operasional investasi, seiring meningkatnya fokus perusahaan asuransi pada efisiensi neraca dan imbal hasil yang disesuaikan dengan risiko.

|Baca juga: Ping An Kembangkan Asuransi untuk Restorasi Ekologi

Kang Le, Wakil Presiden China Life Insurance (Overseas) Company Limited, mengatakan keputusan investasi harus mempertimbangkan karakteristik kewajiban, regulasi, dan tujuan modal jangka panjang.

“Saat ini, targetnya bukan memaksimalkan pendapatan; melainkan mencapai imbal hasil yang menarik dengan mempertimbangkan risiko sambil mendukung kewajiban jangka panjang,” kata Kang yang dikutip dari Insurance Asia, Rabu, 28 Oktober 2026.

|Baca juga: Bos Prudential Syariah: Permintaan Investasi Syariah Besar, Ekosistem Perlu Diperkuat

Melalui Proyek Star River, perusahaan menggunakan AI untuk mengintegrasikan data kinerja portofolio, kewajiban, dan keuangan, sekaligus mengotomatiskan pemrosesan data, penyaringan kepatuhan, dan pelaporan.

Penggunaan AI difokuskan pada peningkatan produktivitas dan dukungan pengambilan keputusan, bukan pemilihan investasi secara otomatis.

“AI tidak menentukan selera risiko kita. AI tidak menentukan alokasi aset kita,” kata Kang.

Ia menegaskan bahwa tata kelola investasi tetap membutuhkan akuntabilitas manusia, khususnya dalam penyusunan portofolio dan pengambilan keputusan risiko.

Menurut Kang, Hong Kong juga berperan penting dalam alokasi investasi global karena menghubungkan Tiongkok Daratan dengan pasar modal internasional serta menyediakan akses ke berbagai pasar, mata uang, kelas aset, dan perantara keuangan.

Editor: Irdiya Setiawan

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Igloo Perluas Bisnis ke Kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara
Next Post Prudential Perluas Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Layanan

Member Login

or