Media Asuransi, GLOBAL – Total premi bruto asuransi Hong Kong meningkat 35,5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi HK$573,6 miliar pada semester I/2026, didorong pertumbuhan bisnis asuransi jangka panjang dan asuransi umum, menurut data sementara Otoritas Asuransi Hong Kong (HKIA) pada 23 Oktober.
|Baca juga: Pemerintah Hong Kong Kembali Tunjuk Clement Cheung untuk Pimpin Regulator Asuransi
Premi polis jangka panjang yang masih berlaku naik 39,7 persen YoY menjadi HK$509,9 miliar. Sementara itu, premi bruto asuransi umum meningkat 9,1 persen menjadi HK$63,7 miliar.
HSBC Life mencatat premi bisnis baru HK$66,8 miliar dan premi baru tahunan HK$25,3 miliar, dengan pangsa pasar masing-masing 24,3 persen dan 23,3 persen.
|Baca juga: Ping An Kembangkan Asuransi untuk Restorasi Ekologi
“Dengan memanfaatkan momentum kuat dari kuartal pertama, kami terus melihat pertumbuhan premi yang luas di semester pertama, didukung oleh permintaan lokal dan luar negeri. Nasabah dengan kekayaan bersih tinggi tetap menjadi segmen inti, dengan asuransi semakin diakui sebagai solusi penting untuk pelestarian kekayaan dan perencanaan warisan,” kata CEO HSBC Life Hong Kong dan Co-CEO Insurance HSBC, Daisy Tsang, yang dikutip dari Insurance Asia, Rabu, 28 Oktober 2026.
Sun Life Hong Kong membukukan Premi Tahunan Setara (Annualised Premium Equivalent/APE) bisnis baru HK$7,3 miliar, naik 44 persen YoY dan melampaui pertumbuhan pasar sebesar 10 persen. Pada kuartal II, APE bisnis baru meningkat 19 persen.
“Meskipun permintaan pasar tetap kuat, individu dan keluarga terus menghadapi kesenjangan dalam hal perlindungan dan perencanaan pensiun. Kami tetap fokus membantu Klien membangun keamanan finansial seumur hidup dengan menggabungkan keahlian tepercaya, solusi inovatif, dan pengalaman personal yang memberdayakan mereka untuk menghadapi peluang dan ketidakpastian hidup dengan percaya diri,” kata CEO Sun Life Hong Kong, Clement Lam.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

