Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) atau CIMB Niaga menyalurkan total kredit/pembiayaan sebesar Rp242,6 triliun per September 2026. Nilai kredit CIMB Niaga tumbuh 6,7 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan, mengatakan bahwa kenaikan jumlah kredit/pembiayaan ini didorong oleh kinerja yang baik dari beberapa segmen utama. Kredit ke sektor perbankan korporasi mencapai pertumbuhan tertinggi, yakni naik 15,1 persen yoy. Sementara itu kredit ke sektor perbankan komersial meningkat 6,4 persen yoy, sedang kredit ke segmen usaha menengah dan kecil (UMK) naik 1,9 persen yoy.
|Baca juga: CIMB Niaga Tbk (BNGA) Bukukan Laba Rp5,8 Triliun
“Ke depan, kami akan terus menghadapi dinamika perekonomian dengan langkah adaptif dan penuh kehati-hatian, sekaligus melakukan berbagai upaya untuk mengatasi tantangan profitabilitas dalam jangka pendek,” kata Lani dalam keterangan resmi.
Dia tambahkan, fokus CIMB Niaga adalah memperkuat kualitas aset, mendorong pertumbuhan kredit secara selektif, mengoptimalkan komposisi pendanaan, serta meningkatkan pendapatan berbasis komisi yang berkelanjutan, dengan tetap menjaga efisiensi biaya. Melalui implementasi strategi Forward30 secara konsisten dan disiplin, kami akan terus memperkuat fundamental dan kapabilitas Bank untuk mendukung pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
|Baca juga: BI Salurkan Insentif Likuiditas Rp458,5 Triliun, Kredit Sektor Produktif Jadi Prioritas
“Seluruh upaya ini sejalan dengan purpose Advancing Customers & Society, sebagai wujud komitmen kami untuk terus mendampingi nasabah Kejar Mimpi dalam memenuhi kebutuhan dan mewujudkan aspirasi mereka, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tambah Lani.
Upaya itu didukung oleh permodalan dan likuiditas CIMB Niaga yang solid dengan CAR (capital adequacy rasio) sebesar 23,7 persen dan LDR (loan to deposit ratio) sebesar 87,7 persen. Selain itu, total aset konsolidasian perseroan sebesar Rp384,8 triliun, tumbuh 4,2 persen yoy per 30 September 2026, semakin memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

