1
1

Penangkapan Jenderal Polri Beri Tambahan Tekanan ke IHSG

Investor sedang mengamati perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan di sesi I perdagangan Rabu, 4 November 2026. IHSG terkoreksi 0,88 persen atau  43 poin ke level 4.860,93 pada perdagangan sesi I.

|Baca juga: MNC Bank (BABP) Akui Layanan Transaksi Digital Masih Gangguan, Begini Penjelasannya

Volume perdagangan saham di sesi I mencapai 15,68 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 5,86 triliun. Sebanyak 525 saham  melemah, 116 saham menguat dan 73 saham yang stagnan.

Sejumlah sentimen negatif masih membebani IHSG, seperti pengumuman MSCI tentang rebalancing 11 September mendatang, pelemahan rupiah, ditambah sentimen terbaru politik dalam negeri, yaitu penangkapan mantan Kapolri Jenderal Listyo SIgit dan 3 jenderal lainnya yang diduga melakukan penyadapan terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto dan sejumlah ketua umum partai politik.

|Baca juga: Bamsoet: Dugaan Penyadapan Presiden Harus Ditangani Cepat, Objektif, dan Independen

Para analis pasar modal menilai skandal hukum berskala besar ini menjadi beban berat tambahan bagi sentimen domestik. Kekhawatiran investor mencakup stabilitas politik nasional dan kepastian kelembagaan di ring satu pemerintahan. Akibatnya, investor institusi terutama asing cenderung mengambil sikap wait and see.

Editor: Irdiya Setiawan

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Eks Bos BPJS Kesehatan Sebut Kepercayaan Masyarakat Jadi Tantangan Industri Asuransi
Next Post Mirae Asset: Potensi Arus Keluar Dana Asing hingga US$11 Miliar Membayangi Pasar Saham

Member Login

or