1
1

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47% di Triwulan III/2026

Deretan gedung bertingkat dikelilingi hunian pada di Jakarta | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa perekonomian Indonesia pada triwulan III/2026 tumbuh 5,47 persen secara tahunan (year on year/yoy). Perekonomian Indonesia pada triwulan III/2026 berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp6.741,0 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp3.633,2 triliun.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, mengatakan bahwa ekonomi Indonesia triwulan III/2026 tumbuh sebesar 1,59 persen dibanding triwulan II/2026 atau secara quarter to quarter (q-to-q).

|Baca juga: Inflasi pada Oktober 2026 Sebesar 3,23%

Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Industri Pengolahan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 5,44 persen. “Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 7,49 persen,” kata Edy dalam jumpa pers secara daring, Kamis, 5 November 2026.

Lebih lanjut dia sampaikan bahwa ekonomi Indonesia triwulan III/2026 tumbuh sebesar 5,47 persen dibanding triwulan III/2025 (yoy). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,22 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 8,95 persen.

|Baca juga: BI: Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut

Sampai dengan triwulan III/2026, ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,45 persen (cummulative to cummulative/c-to-c). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,62 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 15,09 persen.

Pada triwulan III/2026, kelompok provinsi di Pulau Jawa mendominasi struktur dan kinerja ekonomi Indonesia dengan kontribusi sebesar 56,05 persen dan mencatat pertumbuhan sebesar 5,84 persen yoy.

Editor: S. Edi Santosa

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Hampir 80% karyawan DBS Indonesia telah bergabung di iGrow dan iCoach
Next Post Aset Dana Pensiun Tumbuh 6,11%, Tembus Rp1.721 Triliun per September 2026

Member Login

or