Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis sore ditutup di level 5.030, menguat 110 poin atau setara 2,25 persen. Pada pembukaan pagi tadi, indeks acuan saham Indonesia dibuka di posisi 4.998.
Mengutip data Stockbit, Kamis, 5 November 2026, level tertinggi IHSG di 5.072 dan terendah di 4.995. Jumlah saham tercatat sebanyak 229 juta lembar saham senilai Rp9,98 triliun dengan frekuensi 1,32 juta.
Sebelumnya, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menyatakan, IHSG pada penutupan perdagangan di hari kemarin ditutup naik 0,32 persen, disertai dengan net buy asing Rp265 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBCA, ANTM, ASII, TINS dan TLKM.
“IHSG (pada hari ini) berpotensi kembali melemah sepanjang belum break resistance di 4.950-4.970,” kata Fanny, dikutip dari riset hariannya.
|Baca juga: OJK Catat Aset Industri Asuransi Capai Rp1.192 Triliun per September 2026
Sementara itu, indeks S&P 500 naik 1,6 persen; Nasdaq Composite menguat 1,4 persen; dan Dow Jones Industrial Average melonjak tiga persen. Saham perusahaan pusat data dan sejumlah emiten semikonduktor tertekan akibat kekhawatiran bahwa kemenangan Demokrat akan memperketat pembatasan ekspansi infrastruktur AI.
|Baca juga: Begini Update OJK terkait Perusahaan Asuransi yang Sudah Penuhi Modal Minimum
|Baca juga: OJK Catat Premi Industri Asuransi RI Tembus Rp252,80 Triliun hingga September 2026, Ini Rinciannya!
Demokrat berhasil merebut kendali Senat dan DPR AS, sekaligus mencatat kemenangan di sejumlah wilayah yang selama beberapa generasi menjadi basis Partai Republik. Hasil pemilu tersebut merupakan meningkatnya penolakan pemilih terhadap Presiden Donald Trump.
Sedangkan di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,62 persen; Kosdaq melesat 1,50 persen. Sementara indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,42 persen; dan Topix melemah 0,89 persen. Kemudian indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 0,59 persen; Hang Seng Hong Kong melonjak 1,67 persen; dan CSI 300 China meningkat 2,31 persen.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
