Media Asuransi, JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membagikan dividen sebesar Rp5,04 triliun atau 70 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Sementara itu, sebesar Rp2,16 triliun atau 30 persen laba bersih ditetapkan sebagai saldo laba ditahan. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha dan berbagai proyek strategis perseroan.
|Baca juga: Manajemen Telkom (TLKM) Angkat Bicara terkait Komisaris Jadi Tersangka KPK
|Baca juga: Direktur Ritel KB Bank (BBKP) Mundur, Ada Apa?
Pembagian dividen tersebut ditopang oleh kinerja keuangan ANTAM yang mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada 2025. Sepanjang tahun lalu, Antam membukukan pendapatan Rp84,64 triliun, naik 22 persen dari tahun sebelumnya. Laba bersih perusahaan juga melonjak 106 persen menjadi Rp7,92 triliun.
Direktur Utama ANTAM Untung Budiharto mengatakan capaian tersebut menjadi tonggak penting bagi perusahaan di tengah tantangan industri dan pasar global.
View this post on Instagram
“Di tengah dinamika pasar global dan tantangan industri, Antam berhasil mencatatkan kinerja operasional dan keuangan terbaik sepanjang sejarah Perseroan,” ujar Untung dalam keterbukaan informasi yang dikutip Senin, 15 Juni 2026.
Dalam RUPST, pemegang saham juga menyetujui rencana Antam menerima penugasan pemerintah untuk mempercepat hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.
|Baca juga: Jeffrey Woo Resmi Jadi Direktur Utama FWD Insurance Indonesia
|Baca juga: SCGC Lepas Sebagian Kepemilikan, Saham Publik Chandra Asri (TPIA) Melonjak Jadi 25,7%
Penugasan tersebut mencakup pengembangan rantai pasok baterai kendaraan listrik terintegrasi berbasis nikel dari hulu hingga hilir. Program itu akan dijalankan bersama PT Industri Baterai Indonesia (IBI) dan HYD Investment Limited.
|Baca juga: Profil Jeffrey Woo, Bos Baru FWD Insurance Indonesia
|Baca juga: OJK Kantongi Rencana Konsolidasi Asuransi BUMN, Ada Skema Merger hingga Akuisisi?
Untung menegaskan Antam akan terus memperkuat bisnis hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral nasional. “Sejalan dengan agenda pembangunan nasional, Antam akan terus memperkuat pengembangan bisnis berbasis hilirisasi dan integrasi rantai nilai mineral,” kata Untung.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

