Media Asuransi, JAKARTA – PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatat pertumbuhan pembiayaan hijau yakni penyaluran pembiayaan kendaraan listrik melonjak 12,3 kali lipat secara tahunan (YoY) per September 2026.
“Per September 2026, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik BRI Finance meningkat sekitar 12,3 kali lipat secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu,” ujar Direktur Utama BRI Finance Ignatius Susatyo Wijoyo dalam CSR BRI Finance bersama DLH di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026.
Secara keseluruhan, BRI Finance mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 99,2 persen secara tahunan per September 2026. Perusahaan juga menjalankan program pengelolaan sampah bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Susatyo mengatakan isu lingkungan menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan seiring dengan kegiatan bisnis yang dijalankan. Menurut dia, kontribusi terhadap lingkungan dapat dilakukan melalui kegiatan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Buat kami, tanggung jawab kemasyarakatan itu adalah bagian dari siklus bisnis kita. Bertahun-tahun ini kita juga memberikan polusi dan segala macam, jadi kita juga bertanggung jawab bagaimana supaya lingkungan kita kembali hijau,” ujar Susatyo.
|Baca juga: BEI Bidik Laba Bersih Capai Rp563,9 Miliar dan Aset Tembus Rp9,12 Triliun di 2027
Dirinya menjelaskan salah satu kontribusi yang dapat dilakukan perusahaan adalah mendukung pengelolaan sampah. Selain menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, pengolahan sampah dinilai berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
“Setelah diolah, ternyata bisa menjadi value added buat warga, buat masyarakat, dan mungkin juga buat lingkungan,” katanya.
|Baca juga: Laba Bank Jago (ARTO) Naik 50% Jadi Rp298 Miliar hingga September 2026
|Baca juga: BEI Targetkan Rata-rata Nilai Transaksi Harian Tembus Rp21 Triliun di 2027, Naik 16,7%!
Sebagai bagian dari program tersebut, BRI Finance bekerja sama dengan DLH DKI Jakarta memberikan bantuan sarana pengelolaan sampah kepada warga RW 06, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
Program ini menyasar warga di RT 02, RT 03, RT 06, dan RT 11, serta mencakup pelatihan pengelolaan sampah bagi anak-anak dan anggota karang taruna dengan target 50 peserta.
Bantuan yang disalurkan meliputi tujuh tong komposter berkapasitas 200 liter, 11 tong biru berkapasitas 60 liter, lima tempat sampah berkapasitas 120 liter, serta satu mesin pengayak kompos rotary berkapasitas 100-150 kilogram per jam.
BRI Finance akan memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program tersebut hingga September 2027. Evaluasi dilakukan untuk melihat perkembangan kegiatan dan partisipasi masyarakat, sekaligus menjadi bahan pertimbangan untuk memperluas program ke wilayah RT lainnya.
Di sisi pembiayaan hijau, Susatyo mengatakan, perkembangan kendaraan listrik menjadi salah satu tren industri yang turut menjadi perhatian perusahaan. Menurut dia, penggunaan kendaraan listrik terus berkembang, mulai dari sepeda listrik, sepeda motor, mobil, hingga truk listrik.
“Kalau bisa, kendaraan-kendaraan listrik itu kita tambah banyak yang kita biayai,” tutupnya.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

