Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) atau KB Bank memperkuat kemitraan strategisnya dengan PT Lucky Mom Indonesia (PT LMI). Hal itu dilakukan melalui komitmen kerja sama hingga Rp400 miliar untuk mempercepat ekspansi bisnis di Indonesia.
Kolaborasi ini mencerminkan komitmen kedua perusahaan dalam mendorong inovasi, meningkatkan ketahanan bisnis, serta mengembangkan ekosistem bisnis yang berkelanjutan. PT Lucky Mom Indonesia merupakan perusahaan multinasional yang bergerak di industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG).
Melalui kemitraan ini, KB Bank tidak hanya menyediakan dukungan pembiayaan, tetapi juga menghadirkan solusi perbankan terintegrasi yang mencakup layanan transaction banking, serta dukungan terhadap penguatan rantai pasok.
|Baca juga: Pembiayaan Bermasalah Industri Pindar Melonjak, Begini Penjelasan Bos OJK!
|Baca juga: Inilah Peraih CEO Award 2026 Media Asuransi
|Baca juga: Inilah Para Pemenang Unitlink Award 2026 Media Asuransi
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie menyampaikan kemitraan ini merupakan bagian dari strategi KB Bank untuk berperan lebih aktif dalam memberdayakan perusahaan dengan model bisnis inovatif dan potensi pertumbuhan yang kuat.
“Kami melihat PT LMI sebagai mitra strategis dengan prospek ekspansi yang menjanjikan,” ujarnya, dikutip dari keterangan resminya, Kamis, 23 April 2026.
Ia menambahkan melalui kemitraan pertumbuhan dan solusi terintegrasi, KB Bank berkomitmen untuk mempercepat pertumbuhan PT LMI, memperkuat daya saing, serta menciptakan nilai jangka panjang.
“Kolaborasi ini semakin mempertegas peran KB Bank sebagai mitra terpercaya dalam mendorong transformasi dan pengembangan sektor produktif di Indonesia,” ucapnya.
Direktur Utama LMI Ivan Lau menambahkan kerja sama ini menjadi momentum penting bagi LMI dalam memperkuat fondasi bisnis serta mendukung ekspansi bisnis di Indonesia. Kolaborasi dan dukungan dari KB Bank akan memperkuat kapabilitas operasional, memperluas distribusi, serta mendorong inovasi produk.
“Guna memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang,” ucapnya.
|Baca juga: Aset Baru Rp37 Triliun, UUS Permata Bank (BNLI) Genjot Segmen Ritel dan SME untuk Kesiapan Spin Off
|Baca juga: Bos BI Blak-blakan Ungkap Penyebab Dolar AS Tembus Rp17.300
|Baca juga: Dirjen Kemenkeu Febrio Kacaribu dan Luky Alfirman Dicopot Purbaya, Ini Profilnya!
Sejalan dengan agenda transformasi, KB Bank terus memperkuat fundamental bisnis melalui peningkatan kualitas aset, penguatan tata kelola, serta pengelolaan risiko yang prudent. Dalam beberapa tahun terakhir, KB Bank mencatat pertumbuhan kredit yang positif secara tahunan, didorong oleh fokus pada segmen wholesale banking.
Bisnis wholesale banking KB Bank berfokus pada penyediaan solusi perbankan bagi perusahaan menengah dan besar. Untuk mendukung kebutuhan nasabah, KB Bank menghadirkan berbagai produk dan layanan transaction banking, termasuk cash management, trade finance, custody, serta pembiayaan terstruktur.
Layanan ini juga didukung oleh KBstarbiz sebagai platform digital perbankan bisnis yang memfasilitasi pengelolaan likuiditas dan transaksi nasabah secara terintegrasi. Kapabilitas tersebut didukung oleh kinerja yang solid.
Hingga akhir 2025, total kredit KB Bank (individual) tumbuh sekitar tujuh persen secara tahunan (yoy), dengan bisnis wholesale sebagai pendorong utama, tercermin dari komposisi wholesale yang berkontribusi sebesar 51 persen terhadap total portofolio kredit.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
