Media Asuransi, JAKARTA – Chief Product Officer Allianz Life Indonesia Cheang Khai Au mengungkapkan setiap nasabah memiliki tujuan finansial dan toleransi risiko yang berbeda. Karena itu, satu solusi tidak bisa disamaratakan untuk semua orang.
“Sebagian nasabah memilih kepastian manfaat melalui produk tradisional, sebagian lainnya membutuhkan fleksibilitas dan pilihan investasi yang lebih luas serta siap menerima risiko investasi,” katanya, dikutip dari keterangan resminya, Minggu, 1 November 2026.
|Baca juga: Mendekatkan Layanan TASPEN: Menghadirkan Kepastian bagi Pensiunan
|Baca juga: Premi Asuransi Energi Offshore Tugu Insurance (TUGU) Melonjak 75% hingga Juni 2026
President Director dan Head of Indonesia AllianzGI Indonesia Aliyahdin (Adi) Saugi menambahkan setiap nasabah memiliki tujuan dan kebutuhan investasi yang berbeda. Karena itu, AllianzGI Indonesia menghadirkan pilihan subdana dengan strategi investasi yang beragam.
Pilihan tersebut, ia menambahkan, mulai dari pendapatan tetap, multi-aset, hingga eksposur terhadap pasar saham regional maupun global, serta komoditas emas. Langkah tersebut diharapkan membuat nasabah bisa memaksimalkan keuntungan dari investasinya.
|Baca juga: Bank Mega Syariah Catat Pembiayaan Rp10,31 Triliun hingga September 2026
|Baca juga: OJK Kantongi Sertifikasi ISO 9001:2015 untuk Pengawasan Industri PPDP
“Dengan pendekatan pengelolaan investasi yang aktif, disiplin, dan didukung riset yang mendalam, kami berupaya membantu nasabah memanfaatkan peluang investasi di berbagai kondisi pasar,” pungkasnya.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

