1
1

IHSG Sesi I Rebound Ditopang Data Inflasi dan Surplus Perdagangan

Investor sedang mengamati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia Jakarta beberapa waktu lalu. | Foto: Media Asuransi/Lucky

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperdagangkan berbalik menguat di sesi I Senin, 2 November 2026. IHSG bergerak naik 0,95 persen atau 48,15 poin ke level 5.105,20.

|Baca juga: IHSG Sepekan Terkoreksi 7%

Total volume perdagangan saham sesi I mencapai 20,89 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,96 triliun. Sebanyak 344 saham menguat, 256 saham melemah dan 116 saham stagnan.

Keputusan bank sentral AS Federal Reserve yang mempertahankan  acuan suku bunga acuan di kisaran 3,75 persen -4,00 persen disambut positif pelaku pasar. Namun, keputusan tersebut tidak bulat.

Dua anggota Federal Open Market Committee (FOMC), yakni Gubernur The Fed Lisa Cook dan Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland Beth Hammack, berbeda pendapat dan mendukung kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin.

|Baca juga: Laba Bersih OCBC (NISP) Tumbuh 5% Jadi Rp4,03 Triliun hingga September 2026

Selain itu, Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini merilis sejumlah data ekonomi yang berdampak positif bagi IHSG. Data inflasi melandai, surplus perdagangan membaik dan indeks PMI yang naik menjadi katalis IHSG.

Inflasi selama Oktober sebesar 0,22 persen atau turun dari 0,30 persen di September, sementara surplus perdagangan selama September sebesar US$3,23 miliar. Data pembelian manufaktur Indonesia mengalami peningkatan menjadi 54,0, sebelumnya hanya 52,4.

Editor: Irdiya Setiawan

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post AAJI Minta Industri Asuransi Dilibatkan dalam Uji Coba Nasional CoB BPJS Kesehatan
Next Post Pameran Kendaraan Listrik PEVS 2026 Didatangi 35 Ribu Pengunjung  

Member Login

or