1
1

RUPST SMBC Indonesia (BTPN) Setujui Pembagian Dividen Rp101 Miliar dan Rombak Direksi

Gedung Kantor Pusat Bank SMBC Indonesia. | Foto: SMBC Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) menyetujui pembagian dividen tunai sekitar Rp101,11 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Jumlah tersebut setara dengan 20 persen dari laba bersih atau sekitar Rp9,49 per saham (gross).

Direktur Utama SMBC Indonesia Henoch Munandar mengatakan keputusan ini diambil dalam RUPST yang digelar pada Kamis, 23 April 2026. Kebijakan dividen tersebut mempertimbangkan keseimbangan antara imbal hasil bagi pemegang saham dan penguatan permodalan.

|Baca juga: Inilah Peraih CEO Award 2026 Media Asuransi

|Baca juga: Inilah Para Pemenang Unitlink Award 2026 Media Asuransi

“Pembagian dividen ini menjadi bagian dari komitmen SMBC Indonesia dalam memberikan nilai tambah secara berkelanjutan kepada pemegang saham,” ujar Henoch dalam keterangan resminya yang dikutip Jumat, 24 Februari 2026..

“Sekaligus mencerminkan keseimbangan antara pemberian imbal hasil dan tingkat permodalan yang sehat untuk mendukung pertumbuhan ke depan,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menyetujui penggunaan sisa laba bersih sebagai laba ditahan. Perseroan tidak menyisihkan dana cadangan wajib tambahan karena telah memenuhi ketentuan minimal sesuai Undang-Undang Perseroan Terbatas.

Selain itu, RUPST turut menyetujui perubahan susunan direksi dan dewan komisaris. Emilya Tjahjadi diangkat sebagai direktur dan Linus Ekabranko Windoe sebagai komisaris independen, yang efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

|Baca juga: Bos BI Blak-blakan Ungkap Penyebab Dolar AS Tembus Rp17.300

|Baca juga: Dirjen Kemenkeu Febrio Kacaribu dan Luky Alfirman Dicopot Purbaya, Ini Profilnya!

|Baca juga: Pembiayaan Bermasalah Industri Pindar Melonjak, Begini Penjelasan Bos OJK!

Rapat juga menerima pengunduran diri Ninik Herlani Masli Ridhwan sebagai komisaris independen. Manajemen menyatakan perubahan susunan pengurus dilakukan untuk memperkuat tata kelola dan arah strategis perusahaan.

“Perubahan susunan pengurus ini merupakan bagian dari upaya memperkuat arah strategis dan tata kelola perusahaan, khususnya memastikan segmen wholesale banking dan commercial banking semakin solid,” kata Henoch.

RUPST juga menyetujui laporan tahunan serta mengesahkan laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025. Sepanjang 2025, total aset SMBC Indonesia tercatat mencapai Rp245,9 triliun atau tumbuh sekitar 2,0 persen secara tahunan.

|Baca juga: BBM Nonsubsidi Naik, BI Bilang Begini tentang Dampaknya ke Inflasi

|Baca juga: BI Catat Transaksi Digital Tembus 14,39 Miliar, Pengguna QRIS Melonjak 111,94%

Sementara itu, laba bersih setelah pajak untuk bank saja (bank only) mencapai Rp1,5 triliun. Lebih lanjut, pemegang saham juga menyetujui pembaruan rencana aksi pemulihan serta menerima sejumlah laporan terkait rencana bisnis dan keuangan berkelanjutan.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Inilah Peraih CEO Award 2026 Media Asuransi
Next Post BTN (BBTN) Absen Tebar Dividen Tahun Buku 2025, Ini Alasannya!

Member Login

or